Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

METRO BALI

Jadi Kurir 1 Kg Sabu, Mahasiswa Asal Lampung Ditangkap BNN

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra saat melakukan jumpa pers. (Istimewa/tangkap layar IG BNNP Bali)

MURIANEWS, Bali – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali mengamankan seorang mahasiswa asal Lampung lantaran menjadi kurir sabu di Pulau Dewata. Mahasiswa bernama Medi Sanjaya alias Kimo itu ditangkap beserta barang bukti sabu seberat 1 kg.

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra mengatakan, sabu yang diamankan diketahui berasal dari jaringan Jakarta. Hal itu diketahui setelah pihak BNNP Bali melakukan penelusuran dan pengembangan kasus.

Baca: Jadi Kurir Sabu, Dua Pemuda Karanganyar Diringkus BNNP DIY

”Petugas masih mendalami kasus ini dari setiap penelusuran yang dilakukan. Sementara diketahui narkoba jenis sabu tersebut berasal dari jaringan Jakarta,” katanya dalam siaran persnya.

Sugianyar menjelaskan, penangkapan pelaku berawal ketika BNNP Bali mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkotika di daerah Renon sekitar pukul 13.00 Wita pada Rabu (6/10/2021).

Ketika pelaku keluar dari sebuah homestay petugas langsung melakukan pengamanan di areal parkir tersebut.

Baca: Gandeng BNNP, Lapas Semarang Gelar Assessment Akhir Rehabilitasi untuk Napi Narkotika

Di saat bersamaan petugas juga melakukan penggeledahan di dalam kamar dan ditemukan barang bukti narkotika berupa metamfetamina atau sabu.

“Pelaku mengaku kalau barang tersebut adalah milik seseorang yang tidak dikenal olehnya dan hanya dipanggil dengan nama panggilan ”Ayah” melalui komunikasi HP,” jelasnya.

Saat itu, pelaku juga mengakui kalau dirinya yang bertugas mengambil sabu tersebut atas suruhan dari Ayah di tempat sampah dekat homestay Renon dan kemudian membawanya ke dalam kamar.

Setelah melakukan penangkapan, selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor BNNP Bali guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kepada petugas pelaku mengaku memerlukan uang untuk biaya hidup di Bali. Awalnya ia mengakui mendapat tawaran pekerjaan di Pulau Dewata dari seseorang bernama Ayah. Tanpa pikir panjang dia langsung setuju.

Baca: Kurang dari Sepekan, Polda Jateng Amankan 900 Gram Sabu dari Lima Pengedar

”Kimo ini setuju karena keberangkatan dan kebutuhannya tinggal di Bali, akan ditanggung orang itu,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa 10 buah plastik klip berisi kristal bening narkotika berupa metamfetamina atau sabu. Dengan berat keseluruhan 1.000 gram atau 1 Kg bruto atau berat 990,05 gram netto.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 atau Pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009. Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...