Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dramatis, Perempuan Cantik Penggelap 11 Mobil Rental di Pekalongan Pingsan saat Jumpa Pers

Tersangka penggelapan belasan mobil rental di Pekalongan, Nisa (30) semaput saat sesi tanya jawab Detik.com/Robby Bernardi)

MURIANEWS, Kota Pekalongan – Aksi dramatis mewarnai jumpa pers kasus penggelapan mobil yang digelar Polres Pekalongan Kota. Pasalnya, tersangka penggelapan mobil hingga 11 mobil berinisial R alias Nisa (30) pingsan saat sesi tanya jawab.

Perempuan cantik warga Gemuh, Kendal itupun langsung dievakuasi menjauh dari awak media. Meski begitu jumpa pers tetap berlanjut.

Mengutip Detik.com, perempuan berkacamata itu memang sudah menunduk selama proses jumpa pers berlangsung. Saat tanya jawab dengan wartawan wanita muda itu pun menjawab sangat lirih.

Baca: Polres Rembang Ringkus Pelaku Penggelapan Mobil Rental

Tak lama kemudian perempuan muda itu justru pingsan. Polwan dan polisi yang mengawalnya pun dengan sigap memegangi pelaku penggelapan mobil rental tersebut.

Kepada awak media, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi mengatakan, penggelapan belasan mobil itu terjadi sejak 17 Januari 2021 sampai dengan tanggal 7 September 2021.

Total ada 11 mobil rental yang digelapkan. Namun, hingga saat ini baru delapan unit mobil yang ditemukan.

Baca: 20 Mobil Penggelapan Sudah Diambil Pemiliknya di Mapolres Kudus 

Kapolres menjelaskan, kasus penggelapan hingga belasan mobil itu bermula saat tersangka menyewa mobil kepada korban. Awalnya, tersangka membayar lunas dan tak pernah ada catat.

“Perkara ini berawal dari saudari R menyewa mobil, pada korbanya yaitu Budi (owner rental mobil), itu terjadi pada Januari 2021. Berjalannya waktu, karena R ini membayar rental dengan lancar, menambah kendaraan untuk disewanya,” katanya, Rabu (13/10/2021).

Wahyu menyebut pemilik rental mobil teperdaya pelaku karena rutin membayar uang sewa kendaraan. Kala itu pelaku menipu korban dengan menyebut mobil itu disewa oleh teman-teman pelaku, hingga total 11 unit mobil yang digelapkan Nisa.

Baca: Gelapkan Mobil, Warga Sumberlawang Sragen Terancam Empat Tahun Penjara

“Berlangsung hingga akhir Bulan Agustus, pembayaran (sewa) sudah mulai terhambat. Korban mulai curiga. Total yang disewakan ada 11 unit kendaraan,” ungkapnya.

Berawal dari kecurigaan tersebut, korban lalu mengecek GPS salah satu unit mobil miliknya. Ternyata GPS mobil itu sudah dimatikan.

“Dari situ timbul kecurigaan, akhirnya korban mengecek seluruh unit yang disewa oleh pelaku, dan didapatkan bahwa kendaraan-kendaraan yang disewa oleh pelaku sudah digadaikan,” jelas Wahyu.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal pasal 378, 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...