Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Wabah Buatan Pria Grobogan Bikin Ganjar Tercengang

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melihat koleksi wabah bikinan warga Grobogan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tercengang dengan wabah buatan pria dari Kabupaten Grobogan. Apalagi wabah yang dibuat pria Bernama Yusnan Iguna itu bisa dimainkan.

Namun bukan wabah penyakit, melainkan wabah yang merupakan singkatan dari wayang limbah.

Bahkan orang nomor satu di Jawa Tengah itu sampai berkunjung ke rumahnya di Jalan Banyuono II Purwodadi untuk melihat wabah buatannya, Rabu (13/10/2021). Kunjungan Ganjar ke rumah Yusnan dilakukan sebelum meresmikan Trans Jateng Semarang-Grobogan di pendapa kabupaten.

Saat tiba di rumah Yusnan, Ganjar langsung disambut sederet wayang golek beraneka karakter. Semua wayang yang terlihat menarik itu terbuat dari limbah rumah tangga. Seperti botol plastik, plastik bungkus makanan dan kain perca.

“Ini yang namanya Wabah pak alias wayang limbah. Semua ini tercipta kebetulan saat wabah corona muncul,” kata Yusnan pada Ganjar.

Ganjar melihat botol plastik bahan untuk membuat wayang limbah. (MURIANEWS/Dani Agus)

Yusnan mengatakan memang senang dengan dunia wayang. Pria asli Tegal itu memang mengidolakan almarhum Ki Enthus, dalang kondang asal tempat kelahirannya.

“Saya suka wayang pak, tapi kalau beli kan mahal. Jadi saya buat sendiri. Awalnya buat dari bambu. Kemudian tertarik membuat dari limbah. Ternyata jadi dan saya teruskan,” jelasnya.

Selain untuk kesenian, Yusnan ingin berpartisipasi dalam rangka kampanye lingkungan. Dengan pemanfaatan limbah plastik, maka ia bisa mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh limbah terbesar rumah tangga itu.

Berbagai jenis dan karakter wayang sudah ia buat. Ada wayang replika Ki Enthus dan replika lain.

Sebenarnya, sudah lama Yusnan ingin membuat wayang replika Ganjar. Namun, ia tidak berani sebelum meminta izin dari Ganjar.

“Kalau diperbolehkan pak, saya buat wayang karakter Pak Ganjar. Sejak dulu saya pengen, tapi takut kalau tidak minta izin dulu. Apalagi kalau nanti jadinya kurang bagus,” jelasnya.

Tanpa pikir panjang, Ganjar langsung mengiyakan. Ia mengizinkan Yusnan membuat karakter wayang limbah yang mirip dengannya.

“Boleh, ndak persis saja ndak papa. Wis ora penting buat saya. Mungkin ada orang tersinggung kalau tidak mirip atau jelek. Buat saya ndak papa. Yang penting njenengan bisa terus berkreasi dan menggunakan media ini untuk menyampaikan pesan-pesan pada masyarakat,” kata Ganjar.

Ganjar mengusulkan Yusnan terus meningkatkan kreasinya membuat wayang golek dari limbah itu. Menurutnya ide itu kreatif dan sangat menginspirasi.

“Desain dan bentuknya diperbaiki agar lebih menarik. Selain itu, njenengan buat konten-konten edukasi masyarakat dengan wayang ini. Buat karyanya yang menarik, kemudian diposting di media sosial, pasti menarik,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...