Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kantornya Disegel Mahasiswa, Ketua BEM UMK Bilang Gini

Kantor BEM UMK Kudus yang disegel organisasi mahasiswa lain. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) buka suara soal disegelnya kantor BEM oleh sejumlah organisasi mahasiswa yang ada di kampus.

Penyegelan kantor BEM tersebut dilakukan lantaran dianggap telah melecehkan almamater dengan menyebarluaskan logo UMK dengan gambar terobek di media sosial.

Ketua BEM UMK Alfin Rizqya menjelaskan, pihak BEM sendiri bukan bermaksud melecehkan ataupun menghina almamater UMK. Sobeknya logo UMK yang dimuat di media sosial itu disebutnya hanya sebagai ilustrasi.

“Sebenarnya ada dua perihal pemikiran berbeda. Menurut kami terkait logo hanya sebuah ilustrasi yang seakan-akan memberikan wacana kepada publik jika isu permasalahan di rektorat tidak segera diselesaikan maka kampus akan seperti itu, (rusak, red),” katanya, Rabu (13/10/2021).

Selain itu, pihaknya menampik tuduhan jika pihaknya ditunggangi kepentingan politik dalam tuntutan untuk rektorat.

“Mungkin memang kurang adanya komunikasi dari kami, dan belum mempertemukan dan membicarakan itu dengan organisasi mahasiswa lain. Tapi langsung audiensi dan sudah ramai dibicarakan di media, mungkin itu yang jadi salah satu bom. Bisa dibilang menjadi rancu dan blunder kami, namanya dinamika,” jelasnya.

Baca: Gara-Gara Logo Kampus, Kantor BEM UMK Disegel

Meski demikian, pihaknya menghormati adanya sudut pandang yang berbeda dari organisasi kampus lain. Pihaknya akan segera menyelesaikan persoalan dengan itu di forum terbuka, dan akan menjelaskan secara rinci soal logo yang disebar tersebut.

“Sudut pandang orang beda-beda. Kami sangat menghargai akan hal itu. Oleh karenanya hari ini akan kami jelaskan dan akan klarifikasi di forum terbuka,” pungkasnya.

Baca: BEM UMK Tuntut Rektor dan Tiga Wakilnya Mundur

Sebelumnya diberitakan, sejumlah organisasi mahasiswa di lingkup kampus menyegel basecamp atau Kantor Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMK, Selasa (12/9/2021) malam.

Penyegelan tersebut lantaran BEM UMK dianggap telah melecehkan lambang almamater dalam unggahan seruan #SelamatkanUMK, yang diunggah akun Instagram @bem_umk lima hari lalu.

Dalam unggahan di Instagram itu, tertulis ‘System Error, Rusaknya Birokrasi Kampus’. Di bawahnya, terdapat gambar logo UMK yang robek.

 

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...