Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Biaya Umrah Diprediksi Naik Jadi Rp 33 Juta

Ilustrasi. Foto: Pixabay

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Arab Saudi sudah memberikan sinyal dibukanya kembali pelaksanaan ibadah umrah untuk warga Indonesia. Sebagian pemilik biro umroh kini sudah bersiap-siap dengan segala ketentuan yang akan diberlakukan nantinya. Termasuk soal biaya.

Bahkan pengusaha biro umrah memprediksi ada kenaikan yang cukup tinggi, yakni mencapai Rp 33 juta untuk biaya satu jemaah umrah.

Haizul Ma’arif, salah satu pemilik biro umrah dan haji di Jepara, mengaku sudah mendapatkan bocoran terkait pelaksanaan ibadah umrah.

Namun, pemerintah Indonesia masih melakukan kajian pada rancangan ketentuan ibadah umrah mendatang.

“Kami sudah menerima draf rancangan dari Kementerian Agama RI. Baru rancangan. Belum diputuskan. Kemenag ini kan minta feed back dari travel-travel,” kata Gus Haiz, sapaan akrab pria yang juga menjabat Ketua DPRD Jepara ini, Rabu (13/10/2021).

Baca: Alhamdulillah, Pemerintah Arab Saudi Membuka Ibadah Umrah Indonesia

Ada beberapa hal yang ada dalam rancangan tersebut adalah terkait pembatasan-pembatasan. Rencananya, satu kloter maksimal 25 jemaah. Padahal, dulu satu kloter bisa sampai 40 jemaah.

Selain itu, isi satu kamar dalam hotel juga dibatasi, yang sebelumnya maksimal empat jemaah. Nantinya direncanakan hanya dua jemaah.

Gus Haiz menyampaikan, kemungkinan besar biaya umrah juga akan mengalami kenaikan. Hal itu disebabkan adanya pembatasan-pembatasan tersebut.

“Kalau dulu satu kamar diisi empat orang sekarang dua orang. Otomatis biayanya akan membengkak,” ujar Gus Haiz.

Ia menyebut, penyesuaian harga ibadah umrah berdasarkan hitung-hitungan pengusaha biro umrah, diperkirakan mencapai 30 persen dari harga semula. Atau yang semula sekitar Rp 25 juta, nanti akan naik menjadi Rp 33 juta untuk satu jemaah.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...