Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ini Trik Agar Tanaman Buah Tak Diserang Hama Lalat

Warga saat membuat perangkap hama lalat. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Tanaman buah-buahan rentan diserang hama lalat. Biasanya adalah ketika buah sudah mulai masak, siap konsumsi atau siap panen.

Hal ini sangat merugikan bagi pembudidaya. Apalagi kalau jumlahnya banyak, kerugian yang ditimpa juga akan banyak pula.

Padahal, terkadang pembudidaya sudah membungkus buah dengan plastik. Tetapi, hama lalat tetap saja muncul.

Karena itu, Balai Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (BPTPHP) Provinsi Jawa Tengah, memberikan trik agar tanaman buah tidak mudah diserang hama lalat.

Tips itu juga disosialisasikan di kampung hortikultura Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo, Rabu (13/10/2021).

Kepala BPTPHP Jateng IR Herawati mengatakan, pengendalian hama lalat buah yang paling aman tanpa residu pestisida adalah dengan menggunakan perangkap yaitu dengan zat penarik (attractant) berupa metil eugenol.

Hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan media botol plastik bekas air minum atau yang sejenis.

Yang perlu disiapkan adalah botol plastik bekas air minum, kawat atau bendrat pengait, tiang penyangga, kapas, dan metil eugenol.

“Buat lubang pada badan botol kira-kira pada bagian pertengahan. Ukuran lubang kira-kita sebesar ibu jari. Lubang tersebut akan menjadi jalan masuk lalat buah ke dalam botol karena tertarik dengan metil eugenol pada kapas,” katanya.

Kemudian celupkan kapas yang dililitkan atau diikatkan pada ujung kawat ke dalam metil eugenol.

Selanjutnya isi botol dengan air kira-kira setinggi sepertempat pantat botol, tetapi air tersebut jangan mengenai kapas pada ujung kawat. Air tersebut tidak perlu diberi pestisida.

Baca: Desa di Pati Ini Wajibkan Warganya Tanam Pohon Mangga

Bisa juga menggunakan kertas yang kemudian basahi dengan metil eugenol. Lalat buah jantan akan datang dan hinggap pada badan botol lalu bergerak masuk melalui lubang pada badan botol.

“Lalat-lalat buah yang masuk akan terperangkap di dalam botol. Mereka tidak akan keluar kembali meski ketika bergerak merayap di dalam botol,” imbuhnya.

Hal yang perlu diingat, perangkap metil eugenol perlu ditempatkan cukup jauh dari tanaman sehingga lalat buah menjauh dari tanaman yang hendak dilindungi.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

 

Comments
Loading...