Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dari Lari 400 Meter Putra Jateng Dapat Perunggu

Pelari Jawa Tengah, Hadi Nur Ikhsan (paling kiri) merebut medali perunggu di nomor lari 400 meter PON XX Papua. (Humas PPM/Fernando Rahawarin)

MURIANEWS, Timika- Pelari Jawa Tengah, Hadi Nur Ikhsan meraih medali perunggu di nomor lari 400 meter putra PON XX Papua. Pertandingan final lari 400 meter putra digelar di Mimika Sport Compleks, Selasa (12/10/2021).

Pada pertandingan final ini, atlet dari Provinsi Aceh Fuad Ramadhan berhasil menyumbangkan emas untuk kontingennya. Pelari Aceh ini mencatat waktu 47.63 detik, dan menjadi yang tercepat, setelah menjatuhkan diri saat masuk ke garis finish.

Sementara itu di posisi kedua, pelari Jawa Timur Dewa Radika mencatat waktu 47,72 detik. Hanya sepersekian detik dirinya finish di belakang Fuad Ramadhan dan harus puas dengan medali perak.

Selanjutnya, Hadi Nur Ikhsan (Jawa Tengah) harus puas diposisi ketiga dengan raihan waktu 48.06 detik. Hasil ini memberinya medali perunggu, di arena Atletik PON XX Papua.

Sedangkan rekannya, Umar Hamdan yang juga merupakan pelari Jawa Tengah, yang juga menembus pertandingan final, hanya bisa berada di urutan ke-5. Pada pertandingan final lari 400 meter ini diikuti 7 orang pelari.

BACA JUGA: Angeline Rebut Emas di Arena Biliar PON XX Papua

Aksi Fuad yang menjatuhkan badan saat masuk ke garis finish menjadi salah satu pusat perhatian di pertandingan final ini. Menurut Fuad itu adalah trik yang biasa dilakukan di pertandingan lari.

“Karena sudah mepet, mau gak mau harus jatuhin badan, kalau luka ini sudah resiko,” akunya usai bertanding.

Meski mendapat lecet, Fuad tetap puas, karena usahanya tidak sia-sia untuk mendapatkan hasil terbaik. Pelari Aceh ini mendapatkan medali emas PON XX Papua. Uniknya, Fuad bahkan juga mengaku sebenarnya tidak suka bertanding di nomor 400 meter.

“Saya pensiun di nomor 400 meter setelah ini, nanti PON di Aceh Insya Allah saya main di Dasalomba. Jujur nomor 400 meter ini adalah yang paling saya benci, tapi Alhamdulilah saya mampu mempertahankan dua medali emas ini,”ucapnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: PB PON XX Papua

Comments
Loading...