Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

IDI Anggap Ketaatan Bermasker Warga Kudus Cukup Bagus

Pecinta sepeda antik di Kudus menyosialisasikan protokol kesehatan. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus menyebutkan proses tracing, testing, dan treatment (3T) Covid-19 di Kabupaten Kudus sudah bagus. Hal itu sejalan dengan ketaatan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes).

Anggota IDI Kudus dr Dony Wicaksana mengatakan, cakupan 3T yang diterapkan di Kudus sudah bagus. Sehingga kasus Covid-19 di Kudus berhasil ditekan secara maksimal.

Menurutnya prokes sudah bagus. Dokter Dony mengatakan masyarakat sudah lebih taat. Utamanya memakai masker.

Dia mencontohkan masyarakat yang sudah patuh itu dapat dilihat dari pemakaian masker di sekolah dan di tempat umum. Siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) dirasa sudah taat memakai masker.

“Saya melihatnya sudah bagus. Sudah banyak yang pakai masker daripada awal-awal dulu,” katanya, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya, ketaatan memakai masker terus dipertahankan. Selain itu harus juga ditambah dengan rajin mencuci tangan dan mencegah kerumunan. Utamanya di tempat umum.

“Silahkan aktivitas tetapi prokes tetap dijalankan semaksimal mungkin. Supaya ekonomi juga tetap berjalan,” terangnya.

Meski warga yang memakai masker sudah taat, namun dokter Dony menilai masyarakat Kudus masih suka berkerumun. Hal ini menurutnya harus diperhatikan. Sehingga Kudus tidak naik ke level yang lebih tinggi lagi.

“Yang masih suka nongkrong juga harapannya dikurangi. Kalau mau makan ya setelah makan maskernya dipakai lagi,” terangnya.

Dokter Dony melanjutkan, cakupan vaksinasi bagi lansia juga harus digenjot. Sehingga kekebalan kelompok bisa tercapai dan Kudus dapat turun level.

“Perlindungan terhadap faktor rentan seperti lansia belum sesuai target untuk vaksinasinya. Masyarakat juga harus tetap prokes sampai pandemi Covid-19 ini statusnya dicabut,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...