Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PeduliLindungi Belum Bisa Diterapkan di Pasar Tradisional Kudus

Kios di Pasar Kliwon Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Aplikasi PeduliLindungi belum bisa diterapkan di banyak pasar tradisional di Kabupaten Kudus. Alasannya, masih banyak warga Kudus yang belum menerima suntikan vaksinasi Covid-19.

Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, juga belum berencana menerapkan aplikasi tersebut di satu atau dua pasar tradisional di Kudus sebagai percontohan.

“Masih banyak warga Kudus yang belum menerima suntikan vaksin. Takutnya malah mereka tak bisa masuk, padahal ingin belanja kebutuhan pokok,” kata Kepala Dinas Perdagnagan Sudiharti, Selasa (12/10/2021).

Selain itu, alasan pemulihan ekonomi juga jadi pertimbangan lainnya. Sudiharti mengatakan, banyak pasar tradisional di Kota Kretek kini tengah ramai pembeli. Artinya, pemulihan ekonomi tengah terjadi.

Baca: PeduliLindungi Bakal Dikembangkan Jadi Alat Pembayaran Digital, Ini Alasannya

Hal tersebut tentunya sangat berdampak baik di mana perputaran uang kembali terjadi lagi di pasar. Setelah pada beberapa bulan sebelumnya, banyak pasar di Kudus lesu karena adanya sejumlah pembatasan sosial.

“Saat ini tengah ramai-ramainya juga pasar itu, nanti kalau sepi lagi bagaimana. Kan kasihan pedagang dan warga yang belum divaksin,” ujarnya.

Walau demikian, pihaknya memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) di pasar di Kabupaten Kudus telah sesuai standar. Mulai dari adanya Satgas hingga sarana prasarana penunjang prokes, seperti tempat cuci tangan.

Baca: Naik Pesawat dan Kereta Api Tak Perlu Pakai PeduliLindungi, Ini Caranya

Banyak pedagang di Kabupaten Kudus juga, ungkap Sudiharti, juga telah didorong untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten juga sempat menyediakan vaksinasi bagi pedagang pasar, langsung di area pasar.

“Kami terus memantau penerapan prokesnya, cuma ya tidak bisa dipungkiri juga kalau ada satu dua pengunjung yang abai dengan prokesnya. Ketika itu ketahuan Satgas tentu akan ditegur,” tandasnya.

Jumlah pasar di bawah naungan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus ada sebanyak 27. Dengan yang paling besar yakni Pasar Kliwon, Pasar Bitingan, Pasar Baru, dan Pasar Piji.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...