Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cantik dan Ganteng dengan Batik Bakaran Pati

Mbak dan Mas Duta Batik Bakaran nampak penghargaan. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Sejumlah gadis cantik nampak berjalan di atas panggung. Sesekali melambaikan tangan sambil menyapa para penonton.

Tampilan semakin menarik ketika sang gadis mengenakan batik Bakaran yang merupakan produksi dari Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati. Suasana tambah hangat dengqn senyuman dari gadis-gadis itu.

Tak hanya itu, sejumlah pemuda ganteng rupawan juga memesona dengan kostum batik Bakaran yang mereka kenakan.

Begitulah suasana fashion show batik Bakaran yang dihelat di Balai Desa Bakaran, Minggu (10/10/2021). Pasangan terbaik dari fashion show dinobatkan sebagai Duta Batik Bakaran.

Meskipun dilakukan secara virtual dengan jumlah penonton terbatas, tetapi tak mengurangi kesitumewaan acara itu.

Kades Bakaran Wetan Wahyu Supriyo mengatakan, fashion show ini sebenarnya sudah dihelat selama dua kali pada masa pandemi. Tujuannya untuk lebih mengenalkan batik Bakaran kepada khalayak umum.

“Fashion show ini diikuti oleh 18 peserta. Mungkin jumlahnya tidak banyak, karena kita batasi. Tapi meski begitu, ini pesertanya jagoan-jagoan. Tidak hanya dalam kota tapi ada juga yang dari luar kota,” katanya.

ia menambahkan, selain perlombaan, maksud lain dari fashion show batik ini juga sebagai penguat identitas budaya. Bahwa Bakaran juga mempunyai warisan budaya yang berlangsung dari generasi ke generasi.

“Warisan leluhur ini (batik bakaran) harus kita jaga dan kita kembangkan, termaauk kita kenalkan kepada masyarakat luas. Lebih-lebih kalau banyak masyarakat yang datang ke Bakaran lalu mempelajari dan menggali makna dari motif batik bakaran,” imbuhnya.

Selanjutnya, peserta terbaik dari penilaian juri akan dinobatkan sebagai Duta Batik Bakaran. Sehingga duta tersebut nantinya mampu mengenalkan batik Bakaran hingga bisa dikenal lebih luas lagi.

“Baik melalui media sosial dan berbagai even. Kami harap mereka dapat menampilkan pesona batik tulis agar semakin dikenal dan dicintai masyarakat,” harap dia.

Kades Bakaran Wetan menyebut, saat ini Pemdes beserta seluruh lembaga dan dibantu pemuda, sedang mengonsep grand design desa wisata budaya.

“Tentu festival batik termasuk fashion show menjadi ikonnya. Semoga (grand design desa wisata) bisa terlaksana. Ini masih dalam proses perencanaan,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...