Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Awal Oktober Kasus Covid-19 Muncul Lagi di Grobogan

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih didampingi Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo memberikan keterangan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan- Setelah sempat nihil, di Kabupaten Grobogan kembali terjadi kasus covid-19, pada awal Oktober ini. Terutama dalam empat hari terakhir, sudah muncul 24 kasus baru. Padahal, kondisi Grobogan sempat beberapa kali nihil kasus baru, sampai bulan September lalu.

Data yang ada di Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan menyebutkan, Rabu (6/10/2021) terdapat dua kasus baru dan satu pasien sembuh. Kemudian, pada Kamis (7/10/2021) muncul sebelas kasus baru dan dua pasien sembuh.

Sedangkan, Jumat (8/10/2021) ada sembilan kasus baru. Lalu, pada hari ini, Sabtu (9/10/2021) muncul dua kasus baru dan ada satu pasien sembuh. Situasi ini harus mendapatkan perhatian dari banyak pihak.

BACA JUGA: Muncul 59 Kasus Covid-19 di PON XX Papua

“Pada awal Oktober ini memang masih terus muncul kasus baru meski angkanya tidak signifikan. Sebelumnya, kita memang sudah sempat nihil kasus baru beberapa kali,” kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan, Endang Sulistyoningsih, sabtu (9/10/2021).

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi covid-19 belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta jangan abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegasnya.

Dengan perkembangan yang terjadi sampai hari ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 7.454 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 6.659 orang, dan pasien meninggal 733 orang.

Sedangkan jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit ada sembilan orang. Masing-masing di RSUD dr Soedjati (7 pasien), RS Panti Rahayu (1), dan RS Islam (1). Meski kasus-kasus yang muncul kembali sudah tertangani, namun tetap harus mendapatkan kewaspadaan.

Kabupaten Grobogan sendiri memiliki kapasitas tempat isolasi sebanyak 506 pasien. Lokasinya tersebar di delapan rumah sakit. Masing-masing RSUD dr Soedjati (142), RS Panti Rahayu (168), RS Permata Bunda (46), RS Islam (34), RS PKU Muhammadiyah (30), RS Habibullah (28), RS Ki Ageng Selo (33), dan RS Ki Ageng Getas Pendowo (25).

Kondisi saat ini, dari 506 ruang isolasi itu hanya diisi sembilan pasien atau 1,78 persen. Dengan demikian, masih ada 497 tempat isolasi yang tidak terpakai.

Reporter: Dani Agus
Editor: S Budi Santoso

Comments
Loading...