Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pakai HP Kecil Warga NTT Saksikan Atletnya Raih Emas PON XX

Warga NTT menyaksikan melalui HP saat atlet Tarung Drajat NTT berhasil meraih medali emas. (https://www.ponxx2021papua.com/news/Humas PPM/Kristin Rejang)

MURIANEWS, Timikia- PON XX Papua melahirkan semangat olahraga luar biasa di masyarakat. Salah satunya ditunjukan oleh puluhan warga Kampung Klotong, Muamere,
Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka yang sangat berbangga, karena salah satu putra terbaik dari kampung mereka bisa mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, berkumpul dan memberi dukungan dari jarak jauh. Sekitar 50-an orang yang berkumpul di Kantor Balai Desa Persiapan Bura Bekor, menonton menggunakan handphone yang disambung dengan speaker bluetooth kecil.

Walau hanya menggunakan HP kecil dengan situasi sinyal dan paket data seadanya, namun mereka begitu antusias dan menunjukkan rasa bahagia mereka. Kegembiraan mereka membuncah saat memastikan Yoseph Amoreus, atlet Tarung Drajat yang mereka dukung berhasil mengalahkan Maki Mubarok dari Jawa Timur dengan skor 2-1.

BACA JUGA: Basket Putra Jateng Gagal di PON XX Papua

Yoseph Amoreus, Atlet Tarung Derajat kelas 52,5 – 55 Kg dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini sukses meraih medali emas PON XX Papua. Kemenangan ini disambut meriah warga kampung tempat asalnya, yang mengikuti pertandingan dengan menggunakan HP kecil.

Kejadian yang sangat menyentuh hati ini, dikabarkan oleh PB PON XX Papua melalui website resmi mereka. Mungkin, Kontingen Tarung Drajat NTT memberikan informasi mengenai tingginya antusias masyarakat NTT. Selanjutnya kisah ini dimunculkan dalam berita di web-site resmi PON XX Papua.

Rikardus Nong Son, seorang warga yang juga kerabat dekat dari Yoseph bercerita tentang keseharian si peraih medali emas yang berprofesi sebagai seorang guru olahraga. Keterlibatannya di PON XX Papua, benar-benar diikuti oleh warga kampungnya.

“Dia orangnya baik dan rendah hati. Makanya, meskipun pulsa paket seadanya tapi kami berusaha tunggu sampai om (panggilannya untuk Yoseph) bertanding,” kata Rikardus melakui sambungan telepon, Jumat (8/10/2021).

Ia bercerita, ada yang berusaha nonton lewat TVRI namun ternyata tidak bisa jika menggunakan parabola, sehingga semua masyarakat berbondong-bondong menonton di balai kampung.

“Kami sangat bangga karena kami punya keluarga bisa masuk TV bisa ikut pertandingan di Papua. Semoga bisa juara 1, Amin. Dan kami harus nonton dengan cara apapun. Besok kalau Om main kami akan nonton lagi, kami akan baku (saling) tambah uang untuk beli pulsa internet,” kata Rikardus, sambil terkekeh.

Sebelumnya, Marianus Jago, Pelatih Atlet Tarung Derajat NTT mengaku optimis bisa pulang kampung sambil membawa emas pada Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Derajat kelas 52,5 – 55 kg pada PON XX Papua.

“Saya sangat yakin, pada pertandingan selanjutnya pasti kami akan menang lagi, ketika melawan atlet dari Aceh pada, Minggu (10/10) nanti,” ujarnya yakin.

Sementara itu Yoseph Amoreus, Atlet Tarung Derajat kelas 52,5 – 55 Kg Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kesehariannya adalah seorang guru olahraga, tetap merendah dengan kemenangan yang telah diraihnya.

“Apapun hasilnya, menang atau kalah pada pertandingan selanjutnya, saya tetap bersyukur, karena apapun kehebatan kita,Tuhan yang menentukan. Saya bisa melangkah lagi karena dukungan doa dari semua,” Ucap Amoreus dengan senyumnya yang ramah.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: PB PON XX Papua

Comments
Loading...