Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rezeki Nomplok! Dagangan Samiyem di Museum Sangiran Diborong Ganjar

Ganjar Pranowo memborong dagangan penjual oleh-oleh di Museum Sangiran, Sragen. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Sragen – Samiyem, pedagang aksesori dan oleh-oleh di Museum Manusias Purba Sangiran, Sragen, seperti mendapat durian runtuh, Sabtu (9/10/2021). Jualannya yang hampir dua tahun sepi karena pandemi, tiba-tiba diborong Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ini terjadi ketika Ganjar mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berkunjung ke museum itu. Kedatangan Menteri Sandiaga untuk peninjauan dan penilaian 50 besar Desa Wisata Indonesia Bangkit Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Samiyem awalnya kaget dan senang melihat banyaknya orang yang datang ke museum. Ia pun mencoba menawarkan dagangannya pada salah satu pengunjung itu. Ternyata yang ditawari adalah Ganjar.

“Pak mriki pak, saya sudah dua tahun tidak jualan ini dibeli,” tutur Samiyem memanggil Ganjar yang berdiri di antara rombongan Kemenparekraf.

Ganjar kemudian menghampiri dan bertanya tentang dagangan dan harganya. Kepada Ganjar, Samiyem menyodorkan setiap macam dagangannya.

Mulai aksesoris gelang dan kalung, kaus hingga alat pijat dari batu. Ganjar pun menggoda Samiyem dengan menawar barang dagangannya.

Iki pira bu? Rong puluh ewu yo? (Ini berapa bu? Dua puluh ribu ya?),” ujar Ganjar membuat suasana ger-geran.

Ganjar tampak membeli sejumlah kaus, dan alat pijat dari batu. Saat akan pergi, Ganjar mendengar pedagang lainnya berteriak meminta agar dagangannya juga dibeli.

Yowis kui ngomong bosku (ajudan) ditukuni ben ora meri (ya sudah ngomong sama bosku, dibeli semua biar tidak iri,” ujarnya.

Baca: Ganjar dan Putri Gus Dur Resmikan Desa Damai di Solo

Samiyem mengatakan, Museum Manusia Purba Sangiran telah tutup selama dua tahun sejak awal pandemi. Praktis, dirinya pun tak bisa berjualan. Dengan dibukanya lagi wisata, Samiyem berharap dagangannya akan laeis dibeli.

“Saya sudah jualan di sini lama, kemarin tidak jualan dua tahun. Ini senang banget dibeli Pak Ganjar, harapannya ramai yang datang jadi bisa jual terus,” tutur Samiyem.

Sementara itu, Desa Wisata Sangiran menjadi salah satu dari total 50 besar desa wisata yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata 2021 tersebut.

Keunggulan Desa Wisata Sangiran adalah wisata alam dengan catatan sejarah bahwa tanah di desa tersebut berusia 1,8 juta tahun. Selain itu, 50 persen fosil manusia purba ditemukan di tanah Sangiran.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...