Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh, 27 Ribu Lebih Anak Usia 7-18 Tahun di Wonosobo Tak Sekolah

Ilustrasi putus sekolah. (Yoursay.id/Suara.com)

MURIANEWS, Wonosobo – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Wonosobo mengagas Program Mayo Sekolah atau Ayo Sekolah di kabupaten setempat.

Program tersebut muncul setelah Bappeda mencatat setidaknya ada 27.181 anak usia 7-18 tahun di 15 kecamatan masuk kategori belum pernah sekolah dan tidak sekolah lagi.

“Kami mengajak sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menekan angka anak tidak sekolah (ATS) tersebut dengan mengangkat gagasan berupa Program Mayo Sekolah,” kata Kabid Pemerintahan Sosial dan Budaya Bappeda Kabupaten Wonosobo Amin Purnadi seperti dikutip Antara Jateng, Sabtu (9/10/2021).

Ia menjelaskan Program Mayo Sekolah atau Ayo Sekolah ini digagas untuk meningkatkan kualitas Pendidikan. Di antaranya menangani anak tidak sekolah untuk kembali ke bangku pendidikan di sekolah.

Untuk menyukseskan program tersebut, pihaknya juga menggelar rakor selama dua hari, yakni pada 7-8 Oktober 2021 dengan melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Sosial Permasdes, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas PPKBPPA, dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda.

“Forum rakor ini dalam rangka menyamakan persepsi perihal bagaimana upaya ke depan untuk menangani problem ATS bersama-sama sehingga pelaksanaannya tidak tumpang tindih serta bisa menyentuh sasaran yang tepat,” katanya.

Amin Purnadi menambahkan setelah rakor itu pihaknya  segera menindaklanjuti dengan pemetaan data secara terpadu, sebelum berlanjut pada tahapan rencana aksi daerah.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Antara Jateng

Comments
Loading...