Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Indonesia Disebut Tak Serius Soal Anti Doping

Salah satu kampanye yang dilakukan World Anti-Doping Agency (WADA)-Badan Anti-Doping Dunia. (.facebook.com/wada.ama)

MURIANEWS, Jakarta- Indonesia dan dua negara Asia lain, disebut tidak patuh dalam menerapkan program pengujian efektif soal doping. Penilaian ini disampaikan oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA), pada pekan ini.

Selain Indonesia, Thailand dan Korea Utara, juga mendapatkan penilaian yang sama. Konsekuensi atas hal ini, membuat Indonesia, Thailand dan Korea Utara, juga tidak memenuhi syarat untuk menjadi tuan rumah kompetisi olahraga di skup regional, benua maupun dunia.

Dilansir dari Sport Okezone, Jum’at (8/10/2021), pernyataan WADA ini dilansir pada Kamis (7/10/2021). Dalam pernyataannya,WADA mengatakan Badan Anti-Doping Nasional (NADO) Korea Utara dan Indonesia dinyatakan tidak patuh karena tidak menerapkan program pengujian yang efektif.

Sementara itu, untuk Thailand, mereka dinilai gagal menerapkan sepenuhnya Kode Anti-Doping 2021. Karena itu, ketiganya akan menerima sanksi terkait hal tersebut. Selama masa penangguhan, ketiga negara itu tidak bisa menjadi tuan rumah kompetisi olahraga.

BACA JUGA: Gara-Gara Skandal Doping 2015, Olimpiade Tokyo Larang Rusia Membawa Atribut Negaranya

Hal ini berlaku untuk level kejuaraan di tingkat regional, benua, ataupun dunia karena dinilai tak memenuhi syarat. Selain itu, perwakilan dari Indonesia, Thailand, dan Korea Utara juga tidak memenuhi syarat untuk duduk sebagai anggota dewan di komite. Sanksi ini berlaku sampai negara mereka selesai dari masa penangguhan.

Untuk masa penangguhan sendiri, lama waktunya masih belum bisa dipastikan. Hal ini bisa berlaku untuk jangka waktu satu tahun atau lebih lama lagi. Meski begitu, atlet dari Indonesia, Thailand, dan Korea Utara masih diizinkan mengikuti kompetisi di kejuaraan regional, benua, maupun internasional.Namun, bendera nasional dari ketiga negara itu tidak boleh dikibarkan, selain di ajang Olimpiade.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Sport Okezone

Comments
Loading...