Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bank Mandiri Siap Ikuti Proses Hukum soal Raibnya Rp 5,8 Miliar Dana Nasabah

Bank Mandiri Kantor Cabang Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Nasabah Bank Mandiri bernama Moch Imam Rofi’i warga Kecamatan Jati, Kudus, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Kudus. Gugatan dilayangkan lantaran dana sebesar Rp 5,8 miliar di rekeningnya raib.

Moch Imam Rofi’i menuding ada kelalaian pihak bank, sehingga rekeningnya bisa dikuras oleh seseorang.

Menanggapi hal ini, Bank Mandiri menyatakan akan mengikuti proses hukum yang berlaku.

”Terkait proses hukum yang sedang berlangsung di kepolisian dan pengadilan atas masalah yang terjadi pada rekening nasabah sdr MIR, Bank Mandiri akan menghormati proses hukum,” kata D Minar G Pasaribu, VP Government Business Head Bank Mandiri Regional VII/Jawa 2 dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/10/2021).

Ia mengatakan, pihaknya juga siap mematuhi apapun yang diputuskan oleh hukum dalam proses peradilan mendatang.

Termasuk jika pengadilan memutuskan ada kelalaian pihak bank, maka pihaknya sanggup mengganti dana nasabah.

”(Bank Mandiri, red) berkomitmen mengganti dana nasabah, jika terbukti terdapat kelalaian di pihak kami sesuai putusan pengadilan,” ujarnya.

Baca: Kronologi Raibnya Rp 5,8 Miliar di Rekening Bank Mandiri Warga Kudus

Hanya saja, sambung dia, proses hukum juga akan ditempuh balik oleh pihak bank. Apabila, pihak bank terbukti tidak bersalah dalam putusan persidangan di pengadilan.

“Sebaliknya, jika terbukti tidak ada kesalahan pada Bank Mandiri, maka kami juga akan proses secara hukum,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak Moch Imam Rofi’i mendapat penjelasan dari bank jika tabungannya raib karena ada empat kali transaksi yang dilakukan melalui rekeningnya pada 17 Mei 2021 lalu.

Hanya saja, korban merasa ada kejanggalan sebab merasa tak pernah melakukan transaksi tersebut.

Gugatan telah dilayangkan ke Pengadilan Negeri Kudus Rabu (6/10/2021), dan persidangan pertama dijadwalkan pada 20 Oktober 2021 mendatang.

Baca: Saldo Rp 5,8 Miliar Hilang, Warga Kudus Gugat Bank Mandiri Rp 55 Miliar

Dalam gugatannya, Bank Mandiri diminta mengembalikan uang yang hilang sebesar Rp 5,8 miliar. Tak hanya itu, Moch Imam Rofi’i juga menggugat kerugian immateriil yang nilainya disebutkan sebesar Rp 50 miliar.

Humas 2 Pengadilan Negeri Kudus Dewantoro mengatakan, penggugat dalam hal tersebut melampirkan kerugian baik secara materiil dan immateriil.

Kerugian materiil tersebut, sambung dia, penggugat merasa telah kehilangan uang yang dipercayakan kepada Bank Mandiri, dan kerugian atas dugaan adanya pembobolan rekening.

Selain itu, juga kerugian immateriil beban psikologi, sebab telah kehilangan uang yang dipercayakan kepada penggugat serta kepengurusan pembobolan rekening yang dianggap telah menghabiskan pikiran ataupun tenaga penggugat

“Menurut penggugat kerugian immateriilnya mencapai Rp 50 miliar. Total kerugian menurut penggugat yang harus dibayarkan oleh tergugat (Bank Mandiri, red) mencapai Rp 55,8 miliar,” terangnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...