Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sindikat Penjual BBM Ilegal di Pelabuhan Tegal Dibongkar Polisi

Konpers ungkap kasus penyalahgunaan BBM di perairan Tegal. (Foto: dok. Istimewa)

MURIANEWS, Tegal – Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap dan meringkus kasus penyalahgunaan BBM janis solar bersubsidi di Pelabuhan Perikanan Jongor Kota Tegal.

Dalam ungkap tersebut, petugas mengaku berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai Rp 49,7 miliar.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen M Yassin Kosasih menjelaskan, dalam ungkap tersebut, pihaknya berhasil mengamankan dua orang pelaku.

Keduanya diketahui bernama AI selaku Kepala Cabang PT Sembilan Muara Abadi Petrolium dan HH selaku staf OPS PT Sembilan Muara Abadi Petrolium. Selain itu petugas juga mengamankan 22 truk tangki modifikasi  yang diduga digunakan untuk menjalankan aksinya tersebut.

Yasin menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat bahwa adanya penyalahgunaan BBM jenis solar yang disubsidi oleh pemerintah yang terjadi di Pelabuhan Perikanan Jongor Kota Tegal.

Di mana harga jual resmi solar non subsidi dari PT Pertamina per liternya berkisar Rp 8.000 sampai dengan Rp 9.000 dijual murah hanya berkisar Rp 7.500 sampai dengan Rp 7.800.

“Kemudian, Senin (20/9/2021), Tim Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri dan Tim Kapal Patroli KP Anis Macan-4002 melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 3 unit truk tanki berwarna biru bertuliskan PT Sembilan Muara Abadi Petrolium Gas yang sedang melakukan pengisian BBM jenis solar ke Kapal Motor Mekar Jaya 3,” katanya seperti dikutip Detik.com, Kamis (7/10/2021).

Yassin mengatakan dari hasil pendalaman diketahui muatan jenis solar tersebut merupakan solar bersubsidi yang berasal dari gudang di Bergas Kidul, Kabupaten Semarang. Di gudang itu, polisi menemukan 19 unit truk, yakni 14 unit truk modifikasi dan 5 unit truk tangki bertuliskan PT Sembilan Muara Abadi Petrolium.

“Di gudang berhasil kami amankan tersangka AI sebagai penanggung jawab. Dia Kepala Cabang PT Sembilan Muara Abadi Petrolium. Tersangka lain HH selaku staff OPS PT Sembilan Muara Abadi Petrolium,” jelas dia.

Pada kasus tersebut, Polisi mengamankan barang bukti, seperti 22 unit kendaraan, yakni 8 unit truk tangki berwarna biru bertuliskan PT Sembilan Muara Abadi Petrolium dan 14 unit truk modifikasi tangki. Selain itu 2 set pompa, selang, dan flow meter.

Lalu 2 buku catatan operasional PT Sembilan Muara Abadi Petrolium Cabang Semarang, flashdisk berisi rekaman CCTV SPBU, 4 unit handphone, 1 unit Toyota Fortuner, dan BBM solar 61.400 liter.

“Para tersangka dikenakan Pasal 55 UU RI No.22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Juncto Pasal 55 KUHP,” imbuhnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...