Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Penampilan Gavi Bersama Spanyol Tuai Pujian

Pablo Gaviro, atau Gavi, pemain muda Spanyol membuat kewalahan bek senior Italia, Chelini. Spanyol menang 2-1. (facebook.com/NazionaleCalcio)

MURIANEWS, Milan– Spanyol mengalahkan Italia 2-1 di Stadion San Siro, Milan, Kamis (7/10/2021) dinihari WIB. Bagi kubu Spanyol pertandingan ini disebut-sebut sebagai sebuah penanda telah datang generasi baru Spanyol di kancah sepakbola dunia.

Meski demikian Pelatih Spanyol, Luis Enrique menyatakan misi timnya belum selesai di turnamen ini. Enrique menyatakan menyukai karakter permainan yang ditunjukan para pemainnya.

Namun demikian Enrique masih belum mau menyebut para pemainnya telah menunjukan tanda sebuah generasi sepakbola telah lahir untuk Spanyol. Kini pihaknya akan lebih fokus untuk menghadapi final pada Minggu (10/10/2021).

“Saya tidak berpikir itu adalah kemenangan yang menandai satu generasi, saya rasa belum begitu kuat . Ini adalah kemenangan yang sangat indah, karena membawa kami ke final. Italia telah memecahkan rekor dunia dan sangat bagus. Kami bermain sangat baik, tetapi Anda harus memikirkan final sekarang,” ujarnya seperti dilansir dari Marca, Kamis (7/10/2021).

Dari semua pemainnya, Gavi menjadi pusat perhatian dalam pertandingan itu. Pemain yang masih berusia 17 tahun ini, memulai debut bersama Tim Nasional Spanyol dengan permainan cemerlang.

Luis Enrique menyebut apa yang dilakukan oleh Gavi ‘tidak normal’ dalam usianya yang masih muda. Namun dirinya sangat percaya, pemain ini akan menjadi andalan Spanyol. Meski masih muda, kepribadiannya di lapangan sudah sangat baik.

Bahkan Enrique tidak ragu untuk mengatakan, Gavi bukan merupakan bagian ‘masa depan’ lagi untuk Spanyol. Pemain muda ini sudah menjadi bagian dari ‘masa kini’ Spanyol. Penampilannya menunjukan pemain ini memang sudah siap.

“Sangat dikonfirmasi bahwa itu adalah pertandingan pertama Gavi, tetapi kami mengenalnya. Tidak normal dia bermain seperti ini. Dia adalah pemain dengan kepribadian, kondisi fisik yang patut ditiru, dengan gaya permainan kami … Kami bisa lihat bahwa itu adalah masa kini dari seleksi, bukan masa depan,” tegasnya.

Gavi, seperti yang telah dilihatnya, sangat tahu apa yang akan diberikannya pada tim. Pemain ini memberi keberanian, kepribadian, dan keajaiban fisik bagi Spanyol. Pemain ini sudah hadir, karena memiliki kualitas dan kepribadian yang diperlukan untuk bermain di level itu.

Untuk selanjutnya, Enrique menyatakan akan kembali menganalisis permainan timnya secara mendalam. Dengan hanya berlatih bersama dalam beberapa kali kesempatan, para pemainnya sudah bisa menafsirkan bentuk permainan yang diinginkan. Hal ini menimbulkan kepercayaan diri bagi tim.

Pertandingan melawan Italia diakuinya menghasilkan banyak kepuasan. Tetapi menurutnya tetap belum menjadi sebuah pertandingan yang paling lengkap. Di masa lalu, Spanyol pernah menciptakan permainan yang lebih dibanding pertandingan ini.

“Pertandingan ini memberi kepuasan, tapi menurut saya itu bukan yang paling lengkap. Di masa lalu ada pertandingan yang lebih lengkap. Sekarang kami harus mencoba untuk meningkatkan permainan tim di setiap pertandingan,” tambahnya.

Selain Gavi, Enrique juga memuji semua pemainnya. Tidak hanya pemain muda yang tampil bagus. Marcos fenomenal setelah lama bermain untuk Spanyol. Demikian juga Oyarzabal dan Sarabia, juga Ferran Torres yang kini sudah menjadi referensi tim.

“Semua pemain bagus, saya memastikan tidak ada yang pergi keluar. Termasuk Ferran,
Saya tidak tahu bagaimana dia, tetapi kami tidak akan mengambil risiko,” tutupnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Marca

Comments
Loading...