Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pelaku Wisata Minta Dispensasi Tetap Buka Meski Kudus Level 3

Pengunjung diperiksa suhunya sebelum masuk wisata Cengkir Manis Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pelaku wisata di Kabupaten Kudus berharap pemerintah setempat memberikan dispensasi untuk mereka agar tetap bisa buka. Walau diketahui, Kudus kini kembali masuk PPKM Level 3.

Pada PPKM level 3, sektor wisata dan kesenian lainnya memang diinstruksikan untuk ditutup sementara.

“Kalau ditutup lagi, agak berat ya. Karena ekonomi di sektor wisata sudah mulai jalan lagi setelah sekian lama menunggu,” kata Kepala Desa Tanjungrejo Christian Rahadiyanto, Kamis (7/10/2021).

Desanya merupakan desa wisata yang dikenal dengan wisata Cengkir Manis. Desa wisatanya sendiri, kini tengah menggencarkan promosi untuk menarik kembali wisatawan.

Promosi tersebut tentunya butuh waktu. Sehingga ketika nanti ada kebijakan objek wisata ditutup lagi, akan memberatkan para pelaku wisata.

“Oleh karena itu kami berharap pemerintah untuk memberi dispensasi bagi pelaku usaha seperti kami untuk tetap beroperasi. Setidaknya separuh dari kapasitas pengunjung,” ujarnya.

Baca: Kudus Level 3, Pariwisata Berpotensi Tutup Lagi

Semua penerapan protokol kesehatan, kata dia, juga telah diterapakan dengan baik. Mulai dari segi sarana prasarana penunjang hingga adanya Satgas pemantau penerapan prokes.

“Bahkan semua petugas di Desa Wisata Tanjungrejo khususnya objek wisata Cengkir Manis juga telah divaksin semua,” imbuhnya.

Sementara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus sendiri kini masih mempertimbangkan dan menyosialisasikan kebijakan penutupan tersebut.

Plt Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah pun tak menampik jika dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri maupun dalam Instruksi bupati, sektor pariwisata dinstruksikan untuk tutup sementara.

Baca: 337 Tempat Wisata Jateng Sudah Dibuka Secara Terbatas

Namun, pihaknya masih mempertimbangkan kondisi Covid-19 yang terjadi di Kota Kretek.

“Dalam Inmendagri dan Inbup memang tutup, namun sampai saat ini masih kami pertimbangkan dan sosialisasikan,” ucap dia, Kamis (7/10/2021).

Masyarakat, lanjut dia, sebenarnya tengah menyambut baik pembukaan objek wisata saat PPKM level 2 kemarin. Itu terbukti ketika akhir pekan datang, banyak sektor pariwisata yang ramai dikunjungi wisatan.

“Hal tersebut sebenarnya bagus untuk menggerakkan kembali roda perekonomian, namun memang kami minta pengelolanya untuk terus menegakkan protokol kesehatannya,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...