Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bendahara Setda Pulau Morotai Bacok Kabag Umum

Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai, Iptu Kristofel menunjukan barang bukti dari peristiwa penganiayaan yang melibatkan pejabat Pemkab Pulau Morotai. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Morotai – Bendahara Umum Sekretariat (Setda) Kabupaten Pulau Morotai, Fredrik Hape terpaksa berurusan dengan kepolisian Polres Pulau Morotai. Gara-garanya, dia melakukan penganiayaan dengan membacok punggung Kepala Bagian Umum setda setempat, Irwan Karim.

Kapolres Pulau Morotai AKBP A’an Hardiansyah melalui Kasat Reskrimnya, Iptu Kristofel mengatakan penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korbannya itu dilandasi dari persoalan utang piutang.

“Benar, kasus penganiayaan ini berlatar belakang masalah utang piutang. Yang mana, pelaku sering diperintah korban untuk mencarikan pinjaman ke beberapa tempat. Pelaku pun terus ditagih oleh si peminjam uang,” kata Kristofel, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Polres Pulau Morotai Terima 15 Anggota Baru

Kristofel menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Selasa (5/10/2021), sekitar pukul 13.40. Saat itu, pelaku mendatangi ruang kerja korban. Namun, korban sedang bersama seorang kepala dinas di lingkup Setda Pulau Morotai.

Pelaku pun diminta untuk menunggu di luar. Setelah selesai, korban sempat mengajak makan siang pelaku. Namun, pelaku mengatakan ingin berbicara dengan korban di dalam ruang kerjanya lebih dulu.

Baca juga: Begini Kronologi Lengkap Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang

Setelah masuk di dalam ruang kerja korban, pelaku langsung mengeluarkan sebilah parang dari dalam tasnya sambil mengatakan ‘toni tooma’ (saya bunuh kamu). Korban pun langsung memegangi tangan pelaku yang memegang parang tersebut.

Namun, pegangan itu lepas. Pelaku pun membacok korban dan mengenai punggungnya. Korban langsung keluar dari ruangan dan meminta pertolongan. Tak lama, kemudian pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Pulau Morotai.

“Dari tangan pelaku, kami amankan sebilah parang dan tas tempat menyimpan parang tersebut. Kami juga menyita pakaian yang dikenakan korban sebagai barang bukti,” katanya.

 

Reporter: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...