Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Capaian Vaksinasi Bikin Grobogan Kembali ke Level 3 PPKM

Pelaksanaan vaksinasi ibu hamil di Grobogan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Status Kabupaten Grobogan naik lagi ke level 3 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri atau Inmendagri Nomor 47 Tahun 2021.

Sebelumnya, status Kabupaten Grobogan sudah berada pada PPKM level 2, sejak 4 September 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan Slamet Widodo mengatakan, ada sejumlah indikator untuk penentuan level PPKM suatu daerah.

Salah satu indikator dari penentuan level PPKM adalah capaian vaksinasi Covid-19. Sedangkan capaian vaksinasi di Grobogan masih rendah sehingga masuk ke level 2.

Dijelaskan, sesuai Inmendagri, untuk bisa ke level 2, salah satunya syaratnya adalah capaian vaksinasi Covid-19 dosis satu, minimal mencapai 50 persen.

Kemudian untuk capaian vaksinasi khusus lanjut usia (lansia) atau usia di atas 60 tahun mencapai minimal 40 persen.

Masih dikatakan Slamet, capaian total vaksinasi Covid-19 dosis satu di Kabupaten Grobogan baru 361.412 atau sekitar 32 persen. Sedangkan capaian total vaksinasi dosis dua baru 160.350 orang atau 14 persen.

“Total sasaran vaksinasi di Kabupaten Grobogan sebanyak 1.140.272 orang,” katanya.

Baca: Vaksinasi Lansia jadi Indikator Level PPKM

Sedangkan capaian total vaksinasi Covid-19 dosis satu untuk lansia, sebenarnya Grobogan sudah memenuhi target. Yakni capaiannya sebesar 65.565 orang atau 44 persen dari total sasaran sebanyak 147.071 orang.

Namun untuk vaksinasi lansia dosis dua, capaiannya baru 38.319 orang atau 26 persen.

Untuk SDM kesehatan di Kabupaten Grobogan capaian vaksinasi dosis pertama lebih dari 100 persen. Yakni sebanyak 6.580 orang atau 139 persen dari sasaran 4.746 orang.

Baca: Ribuan Warga Kudus Gagal Vaksin Gegara NIK Tak Aktif

Demikian pula untuk capaian total vaksinasi dosis kedua mencapai 6.401 orang atau 134,87 persen.

Slamet menambahkan, sejauh ini, kesadaran masyarakat Grobogan untuk mengikuti vaksinasi dinilai sudah meningkat. Hanya saja, kendalanya masih kurangnya ketersediaan stok vaksin.

“Kami sudah mengajukan penambahan vaksin supaya pelaksanaan vaksinasi bisa sesuai target. Sehingga Kabupaten Grobogan bisa kembali turun ke level 2,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...