Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

MERINDUKAN VAKSIN NUSANTARA

Dinilai Efektif, Tahapan Uji Klinis Vaksin Nusantara Terus Didorong

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanul Melkiades Laka Lena saat menjadi pembicara zoom meeting Beranda Ruang Diskusi dengan topik Merindukan Vaksin Nusantara. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanul Melkiades Laka Lena mengapresiasi adanya produk vaksin nusantara (Vaknus). Vaknus dinilainya, efektif dan cukup bagus lantaran kekebalan tubuh dari vaksin tersebut diambilkan dari darah pribadi penerima.

Karena itu, DPR kini terus mendorong agar uji klinis vaksin nusantara tahap dua bisa segera keluar dan bisa terus dilanjutkan hingga tahap ketiga.

“Akan kami komunikasikan terus kepada Presiden, Wakil Presiden, Menteri dan pihak terkait untuk bisa melanjutkan uji klinis dan memperkuatnya dengan tahap tiga sesuai dengan kaidah uji klinis yang berlaku,” katanya dalam zoom meeting Beranda Ruang Diskusi dengan topik merindukan vaksin nusantara, Rabu, (6/10/2021).

Ia menjelaskan, prinsip penggunaan vaksin nusantara sendiri bukan seperti vaksin – vaksin lain yang saat ini digunakan. Dimana vaksin nusantara bekerja dengan menggunakan alat dan mengambil sampel darah yang diambilkan dari tubuh calon penerima vaksin.

“Bisa dibilang ini platform baru bukan dalam bentuk cairan vaksin, tapi vaksin oleh darahnya sendiri. Dan alat atau kit vaksin yang akan bergerak dan dibentuk menjadi antivirus. Jadi teknologinya yang akan berjalan” ungkapnya.

Kedepan, pihaknya berharap vaksinasi nusantara bisa digunakan bukan hanya untuk pasien COVID-19. Melainkan penyakit-penyakit lain yang menyerang tubuh.

Pihak yang sendiri menjadi salah satu relawan yang beberapa bulan lalu menjadi sasaran penyuntikan vaksin nusajaa. Hanya saja, lanjut dia, vaksin nusantara yang belum terdaftar peduli lindungi menjadikan dirinya harus mengikuti vaksin umum lain.

“Vaknus saya habis suntik malah badan lebih fresh dan tidak ada efek apapun. Tapi karena memang saat ini perjalanan harus menggunakan vaksin yang terdaftar peduli lindungi akhirnya saya melakukan vaksin lagi,” imbuhnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...