Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Insentif Guru Honorer Madrasah di Sragen Cair, Tapi Kepotong Pajak

ILUSTRASI: Warga menunjukkan pecahan uang rupiah. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Sragen – Sebanyak 1.107 guru honorer madrasah di bawah naungan Kemenag Sragen akhirnya menerima insentif dari Kementerian Agama. Hanya saja, insentif tersebut berkurang dari Rp 2 juta menjadi Rp 1,9 juta karena terpotong pajak.

Pengadministrasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Kantor Kemenag Sragen, Indra Kusuma menjelaskan dana insentif guru sudah cair sejak Senin (4/10/2021) kemarin.

Meski begitu, ia membenarkan dana yang diterima tak genap Rp 2 juta karena terpoting pajak. “Nominalnya itu kalau tidak salah Rp 2 juta dan ada potongan pajak Rp 100 ribu. Dananya langsung ke rekening. Bukan dari kami,” kata dia seperti dikutip Solopos.com, Selasa (5/10/2021).

Dia menjelaskan para guru honorer itu bisa mencairkan insentif dengan membawa KTP dan bukti cetak mendapatkan insentif melalui Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag (Simpatika) ke Bank BRI.

Adapun jumlah guru yang berhak mendapatkan insentif ada 1.107 guru dari 1.498 guru honorer madrasah di Sragen.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag, Muhammad Zain, mengatakan tunjangan insentif guru honorer madrasah tahun 2021 sebesar Rp 250.000 per bulan. Tunjangan diberikan terhitung sebanyak delapan kali.

“Tunjangan insentif guru madrasah bukan PNS tahun ini sebesar Rp 250.000 per bulan dan diberikan delapan kali. Jadi totalnya Rp2 juta dan dipotong pajak sesuai ketentuan undang-undang,” jelasnya melalui laman resmi Kemenag.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...