Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Covid-19 Membayangi PON XX Papua

Kembang Api menandai dibukanya PON XX PAPUA, Sabtu (02/10/2021).  Namun Pandemic covid-19 masih membayangi event olahraga terbesar di Indonesia ini. (Foto : PB PON XX PAPUA/Soleha)

MURIANEWS, Jayapura- Kewaspadan dan penanganan yang cermat terhadap pandemic covid-19 di arena PON XX Papua harus ditingkatkan. Sejak event olahraga ini digelar, sudah ada beberapa atlet yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Terakhir, PB PON Papua menemukan tiga kasus covid-19 menimpa kontingen DKI Jakarta. Tiga atlet asal DKI Jakarta di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 diketahui terpapar Covid-19.

Menurut keterangan Andhika Raspati, dokter tim DKI di PON XX Papua, ketiga atlet tersebut saat ini diisolasi di RSUD Mimika, Timika. Langkah ini dilakukan sesuai dengan prosedur penanganan yang sudah diatur pleh PB PON.

Sesuai dengan aturan yang ada di dalam penegakan protokol kesehatan di arena PON XX Papua, langkah itu harus dilakukan. Aturan PB PON menyebutkan, siapapun dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 baik tidak bergejala maupun bergejala harus dikarantina di RSUD Mimika.

Ketua KONI DKI Jakarta, Djamhuron P Wibowo, membenarkan kejadian ini. Pihaknya memang menerima laporan ada tiga atlet kontingen DKI Jakarta terkonfirmasi positif covid-19.

BACA JUGA: Pasangan Billiar Jateng Raih Medali Emas PON XX Papua

“Ya, memang ada [terpapar Covid-19]. Enggak boleh pulang, disuruh istirahat mereka,” kata Djamhuron P. Wibowo, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (5/10/2021).

Djamhuron menyatakan atlet-atlet yang terpapar Covid-19 berlaga di cabang olahraga sepatu roda dan judo. Mereka diketahui terkonfirmasi positif covid-19, saat akan hendak kembali ke Jakarta, setelah menyelesaikan pertandingan.

“Kalau gejala, enggak ada, karena sudah bertanding semuanya baru mau pulang. Pulang kan wajib PCR, waktu PCR enggak boleh pulang. Sudah ikut pertandingan semuanya,” katanya lagi.

Lebih lanjut, ia mengatakan, selama berada di Papua para atlet rutin melakukan PCR empat hari sekali. Selama itu tidak ditemukan adanya atlet yang terpapar.

“Jadi ini karena mau pulang saja PCR, kalau tracing biasa enggak ada masalah semuanya,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menyatakan kasus atlet terpapar Covid-19 tidak akan membuat PON Papua dihentikan. Semua sudah dipikirkan dan disiapkan langkah antisipasinya.

“Saya pikir mereka sudah divaksinasi sebelum ke sini [Papua]. Jadi jika ada satu atau dua yang positif Covid-19, itu normal. Tidak masalah,” ujar Zainudin.

Menurut Menpora, penghentian PON tidak mungkin dilakukan karena adanya kasus covid-19. Sejauh ini PON sudah berlangsung, dan bahkan sudah mulai banyak kontingen yanhg mendapatkan medali.

Sebelum tiga atlet DKI diketahui terkonfirmasi positif covid-19, ada pula dua atlet judo asal Kalimantan Timur yang terpapar Covid-19. Kedua atlet tersebut juga sudah diisolasi di RSUD Mimika. Perhelatan PON XX yang dibuka Presiden Jokowi akan berakhir pada 15 Oktober 2021.

 

Penulis: S Budi Santoso
Editor: S Budi Santoso
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...