Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ancelloti Sebut Madrid Kalah Karena Nasib Buruk

Pelatih Real Madrid menilai timnya hanya kalah karena nasib buruk. (facebook.com/ancelottiofficial)

MURIANEWS, Madrid- Real Madrid mengalami kekalahan menyakitkan dari Sheriff Tiraspol di Santiago Bernabeu. Kekalahan 1-2 ini membuat Carlo Anceloti menerima ‘guncangan’ di awal periodenya melatih Madrid.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menyatakan tidak tidak percaya, cara mengejar kemenangan yang dilakukan timnya justru membuat timnya mengalami kekalahan. Pelatih asal Italia ini memang melakukan beberapa perubahan dalam pertandingan ini.

Terakhir, Ancelotti menempatkab Fede Valverde berada di bek kanan dan Eduardo Camavinga di bek kiri. Sialnya, disaat Real Madrid melakukan serangan habis-habisan, usai berhasil menyamakan kedudukan, mereka diguncang gol Sheriff pada menit ke-90.

BACA JUGA: Real Madrid Tersengat Sheriff Tiraspol di Champions

“Saya pikir Camavinga sudah terbiasa bermain di sana dan Valverde banyak mendorong ke depan di sisi kanan,” kata Ancelotti setelah kekalahan Real Madrid, seperti dilansir Marca.

Ancelotti juga membantah semua pendapat yang menyatakan kekalahan timnya karena keputusannya yang keliru dalam menempatkan Camavinga. Secara keseluruhan Ancelortti bersikukuh timnya menguasai permainan, dan hanya karena sial jika akhirnya kalah.

“Pertandingan terkendali, kami tidak kalah karena kami menempatkan Camavinga sebagai bek kiri. Kami kalah karena nasib buruk, karena lemparan ke dalam….” Katanya dengan bersikeras.

Meski mengalami kekalahan memalukan di kandang, Ancelotti tetap mencoba berpikir positif terhadap timnya. Secara keseluruhan ada beberapa catatan terhadap timnya. Meski sangat kecewa dan sedih, hasil ini bagaimanapyn harus diterima.

Madrid menurutnya sudah bermain bagus dalam pertandingan ini. Hanya karena detail-detail kecil yang tak terduga timnya kalah. Diluar itu timnya sudah meningkat di menit-menit akhir, meski hasil akhir yang terjadi sangat sulit dijelaskan olehnya.

“Lebih dari khawatir, kami tentu sedih. Kami bermain dengan intensitas, komitmen. Kami kalah karena detail-detail kecil. Tim sudah bermain bagus. Kami seharusnya bisa lebih baik di menit-menit akhir, tetapi sulit untuk dijelaskan,” tambahnya.

Secara khusus, Ancelloti juga mengomentari penampilan Eden Hazard yang diturunkannya. Menurutnya pemain Belgia ini mulai menunjukkan tanda-tanda akan kembali ke performa terbaiknya. Dalam pertandingan selanjutnya ia berharap Hazard bisa mencetak gol lagi.

“Dia kekurangan gol, dia hanya kekurangan gol. Dia bermain bagus dengan [Karim] Benzema , dia bergerak di dalam kotak… Dia hanya kekurangan gol,” begitu penilaiannya terhadap Eden Hazard.

Penulisa: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Marca

Comments
Loading...