Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

JATENG DIGITAL CONFERENCE 2021

Bupati Karanganyar Beberkan Rahasia Kemuning Juarai Lomba Desa Digital se-Indonesia

Bupati Karanganyar Juliyatmono. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Solo – Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai desa digital terbaik se-Indonesia pada ajang BCA Desa Wisata Award 2021 yang diikuti sebanyak 465 desa se-Indonesia.

Bupati Karanganyar Juliyatmono pun diundang dalam Jateng Digital Conference (JDC) 2021 secara daring pada, Rabu (29/9/2021) dengan tema “digitalisasi di era pandemi” yang diselenggarakan oleh AMSI Jateng.

Baca: AMSI Temukan Ribuan Hoaks selama Pandemi, Paling Banyak Soal Vaksin

Dalam acara tersebut, Juliyatmono pun mengungkap bagaimana bisa Desa Kemuning menjadi desa digital terbaik se-Indonesia pada ajang BCA Desa Wisata Award 2021 yang diikuti sebanyak 465 desa se-Indonesia itu.

“Secara umum, Desa Kemuning ini memang punya wilayah yang sangat bagus dan indah, namun juga ada keunikan khususnya di mana Kepala Desanya adalah penganut agama Hindu sementara mayoritas warganya muslim,” kata dia dalam sesi pertama JDC, Rabu siang.

Hal tersebutlah yang menunjukkan jika masyarakat di desa tersebut sudah cerdas. Memilih seorang pemimpin dari kapabilitasnya, bukan dari segi sentimental agamanya.

“Akhirnya semua potensi terbuka, baik sumber daya alam dan manusianya, akhirnya ada CSR masuk, kemudian kreatifitasnya terbentuk, dan jalanlah hingga akhirnya terpilih sebagai desa digital terbaik,” lanjutnya.

Baca: Mendes Dorong Desa Sediakan Koneksi Internet di Fasilitas Publik

Sampai saat ini sendiri, Desa Kemuning terus berbenah dan menuju lebih baik lagi. Di mana saat ini, layanan pariwisata bisa berjalan dengan maksimal. Admin desa, disediakan ruang dengan pelayanan 24 jam nonstop dengan tujuan memudahkan wisatawan.

“Ada juga ruangan untuk memantau semua CCTV, masyarakat pun terlihat aktif dan masyarakat terlibat semua dalam hal pengembangan ini,” sambung dia.

Atas hal tersebutlah, semua roda perekonomian di desa itu bergerak dengan cepat. Hingga menjadikannya desa maju.

Satu hal yang memang menjadi landasan, adalah asal semuanya mendapat benefit ekonomi, semuanya akan kerasan dan bangga pada desanya. “Mereka mendapat sesuatu, ada kepuasan nilai dan benefit ekonomi karena produk mereka akan jadi oleh-oleh wisatawan,” jelasnya.

Juliyatmono menambahkan, melalui Desa Kemuninglah bisa memutarbalikkan opini jika desa adalah kampungan. “Ketika semua masyarakatnya memiliki rasa bangga pada desanya, semua akan terasa mudah untuk mengembangkannya,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

 

Comments
Loading...