Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Djarum Foundation Percepat Vaksinasi di Kudus dan Semarang

Sentra vaksinasi di Gedung Gotong royong Ambarawa (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, KudusDjarum Foundation berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang dan Kudus dalam upaya mempercepat pembentukan kekebalan komunal melalui program vaksinasi Covid-19. Yakni dengan meluncurkan sentra vaksinasi dan tim vaksin keliling.

Progam tersebut, mulai beroperasi sejak 27 September hingga 19 November 2021 mendatang di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto mengatakan, Djarum Foundation telah menegaskan dukungan terhadap target pemerintah melaksanakan vaksinasi dua juta dosis per hari.

Percepatan vaksinasi sendiri, tak hanya di Kabupaten Semarang, melainkan juga di Kabupaten Kudus. Dengan harapan yang paling utama, yakni Indonesia segera mencapai kekebalan komunal.

“Sehingga kita bisa mulai memperbaiki dampak pandemi yang telah terjadi selama satu setengah tahun terakhir,” kata dia, Selasa (28/9/2021).

Budi menambahkan, hingga saat ini vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan merupakan upaya cara paling efektif agar Indonesia bisa segera keluar dari pandemi Covid-19 yang telah terjadi sejak Maret 2020.

Untuk itu, ia berharap masyarakat di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kudus dapat berpartisipasi secara maksimal dalam menyukseskan program vaksinasi ini.

Ia menjelaskan, program vaksinasi ini terdiri dalam dua kegiatan yakni sentra vaksinasi yang berlokasi di Gedung Gotong Royong, Ambarawa dan juga tim vaksinasi keliling yang akan ‘jemput bola’ ke berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang.

Untuk Sentra Vaksinasi Ambarawa, juga disebar tiga tim vaksin keliling yang akan singgah di 12 kecamatan yaitu Ungaran, Pringapus, Tuntang, Sumowono, Bringin, Bancak, Pabelan, Suruh, Getasan, Tengaran, Susukan dan Kaliwungu.

Sementara di Kabupaten Kudus, pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan terpusat yakni di GOR Djarum, Kudus.

Proses pendaftaran vaksinasi pada program ini dapat dilakukan melalui pendaftaran yang tersedia di kantor desa dan kantor kecamatan. Selain itu, warga yang ingin mengikuti program vaksiasin ini juga dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi halodoc.

“Kami berharap dimulainya sentra vaksinasi dan juga tim vaksin keliling ini dapat memudahkan akses masyarakat dalam mendapatkan vaksin Covid-19 yang pada akhirnya mempercepat terbentuknya kekebalan komunal,” tandas Budiharto.

Sementara hingga akhir pekan lalu capaian vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama di Kabupaten Kudus telah mencapai 46,08 persen dari target sebesar 665.884 warga Kudus.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus per tanggal 26 September, untuk cakupan vaksinasi Covid-19 dosis satu di tujuh kategori yakni tenaga kesehatan, pelayanan publik, lansia, masyarakat, disabilitas, ibu hamil, dan remaja, semuanya telah lebih dari 20 persen.

Dengan paling banyak adalah kategori nakes yakni sebesar 124,7 persen, kemudian pelayanan publik yang sudah mencapai 66,4 persen, kategori masyarakat  kini telah mencapai 42,3 persen, dan ibu hamil, kini telah tervaksin sebanyak 38,3 persen.

Sementara untuk kategori disabilitas, sudah tervaksin 99,6 persen, kategori remaja sendiri, telah tervaksin sebanyak 34,0 persen, dan paling rendah sendiri, yakni kategori lansia yang baru tercakup sebesar 26,8 persen.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...