Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Percepat Vaksinasi di Jateng, BIN Salurkan 6.500 Dosis Vaksin Lanjutan

Para pelajar mengikuti vaksinasi lanjutan dari BIN. (Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Kabupaten Semarang menggelar vaksinasi massal lanjutan.

Adapun sasarannya adalah pelajar, santri dan masyarakat yang sebelumnya telah mengikuti program vaksinasi dari BIN.

Kepala BIN Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto mengungkapkan, vaksinasi lanjutan sebagai bentuk komitmen BIN guna mendukung kebijakan Pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi. Sebanyak 6.500 dosis vaksin Covid-19 disiapkan untuk vaksinasi lanjutan.

“Vaksinasi lanjutan ini dilangsungkan di tujuh titik. Yakni, satu titik di Kota Semarang dan enam titik di Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Pelaksanaan vaksinasi lanjutan di Kota Semarang dilangsungkan di SMPN 5. Sedangkan di Kabupaten Semarang dilaksanakan di Ponpes Al Mas’udiyah Dusun Blater, SMPN 1 Getasan.

Kemudian door to door di Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa; Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa; Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus. Satu titik lagi di Kelurahan/Kecamatan Bandungan yang sedianya dijadwalkan hari ini, akan dilaksanakan hari berikutnya karena menunggu kesiapan nakes.

Masih sama dengan vaksinasi sebelumnya, untuk vaksin yang dipergunakan adalah vaksin jenis Sinovac yang telah mendapatkan izin edar dari BPOM dan WHO. Dalam pelaksanaan vaksinasi lanjutan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk pelajar, dari pihak sekolah memberikan jadwal kedatangan sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan peserta vaksinasi.

Sondi menegaskan, vaksinasi untuk pelajar dan santri mendapatkan tanggapan positif dari pelajar maupun santri di setiap lokasi pelaksanaan vaksin yang diselenggarakan BIN. Mereka berharap bahwa dengan adanya vaksinasi ini, program pembelajaran tatap muka (PTM) dapat segera dilaksanakan.

“Demikian juga segenap pengajar juga berharap adanya vaksinasi ini dapat menjaga guru, kyai dan pelajar untuk tetap dapat beraktivitas melakukan pembelajaran. Vaksinasi terhadap pelajar dan santri merupakan upaya bersama kita dalam mewujudkan generasi bangsa yang sehat dan hebat,” katanya.

Sementara itu, program vaksinasi door to door merupakan terobosan yang dilakukan BIN dalam upaya memudahkan masyarakat mengakses vaksin, khususnya bagi masyarakat pedesaan.

Dengan adanya vaksin hingga pedesaan, maka potensi kerumunan di pusat-pusat vaksinasi di perkotaan dapat diminimalisir. Adanya vaksinasi ini harapannya herd immunity dapat segera terwujud dan perekonomian dapat kembali pulih.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...