Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ini Baru Keren! Bripka Baedlowi, Bhabinkamtibmas di Grobogan ini Sisihkan Rezeki Buat Khitankan Anak Kurang Mampu

Anggota Polsek Penawangan Bripka Baedlowi saat mendampingi anak kurang mampu yang akan dikhitan. (MURiANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Apa yang dilakukan anggota Polres Grobogan, Bripka Baedlowi ini patut dicontoh. Bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan ini menyisihkan rezekinya untuk khitankan anak-anak kurang mampu.

Memang sih, secara umum biaya khitan di Grobogan tidak terlalu mahal dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Meski sudah murah, ternyata masih ada kalangan yang belum bisa menjangkaunya. Terutama, bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kondisi itu membuat sejumlah pihak, baik lembaga maupun perorangan tergerak melakukan aksi kemanusiaan dengan mengadakan khitanan massal bagi anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Salah satunya telah dilakukan Bripka Baedlowi.

Aksi sosial yang dilakukan polisi berusia 35 tahun ini, sudah dilakukan sejak empat bulan lalu. Di mana, dia mengadakan khitanan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain dari keluarga kurang mampu, ia juga mengkhitankan beberapa anak yatim piatu dan anak yang orang tuanya terdampak Covid-19.

Kalau dihitung-hitung sudah ada sekitar 60 anak yang telah dibantunya agar bisa dikhitan. Jumlahnya memang belum banyak, karena baru dimulai sejak empat bulanan.

Seluruh biaya untuk mengkhitankan puluhan anak itu pun berasal dari kocek pribadinya. Yang mana, ongkos khitan itu diambil dari sebagian hasil panen budidaya ikan lele yang dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

“Rezeki dari hasil kolam lele itu saya sisihkan sebagian untuk mengkhitankan anak yang orang tuanya tidak mampu dan anak yatim piatu. Selain itu, sebagian gaji juga saya gunakan untuk kegiatan sosial ini,” kata bapak dua anak itu.

Pria yang bertugas jadi anggota Polri sejak tahun 2005 itu menceritakan, aksi sosial yang dilakukan berawal saat melakukan sambang di wilayah tugasnya. Saat itulah, seringkali ia bertemu dengan beberapa warga kurang mampu yang mengungkapkan keinginannya untuk mengkhitankan anaknya. Namun, selama ini belum ada kegiatan khitanan massal sehingga anaknya belum dikhitan lantaran terbentur biaya.

Kondisi itu membuat Baedlowi merasa prihatin dan akhirnya tergerak hatinya untuk membantu anak-anak yang orang tuanya kurang mampu tersebut supaya bisa khitan gratis.

Awalnya, Baedlowi menargetkan setiap bulan sekali ada dua  anak yang bisa dikhitankan. Setelah keinginan itu ia bagikan lewat akun medsosnya, ternyata banyak warga yang menghubungi dan mengabarkan jika banyak anak di desa binaaannya dan desa sekitarnya yang sudah ingin khitan namun belum terlaksana karena terbentur kondisi ekonomi orang tuanya.

“Dari sinilah, rencana untuk membuat aksi sosial khitan gratis ini saya realisikan. Untuk biayanya, dari hasil panen lele itu tadi dan sebagian gaji saya,” cetusnya.

Baca juga: 3 Bhabinkamtibmas Polres Grobogan Dapat Penghargaan

Sementara itu, Kapolsek Penawangan AKP Dedy Setyanto mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan anggotanya tersebut. Menurutnya, kegiatan khitanan gratis tersebut merupakan inisiatif dari Bhabinkamtibmas setempat untuk membantu warga di daerah binaannya.

“Kegiatan ini merupakan wujud pelayanan prima Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, dengan membantu warga di desa binaan yang membutuhkan bantuan kesehatan. Ini, merupakan inisiatifnya dan merupakan terobosan yang baik,” ungkapnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...