Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sukun Siapkan Armada Gratis untuk Jemput Pelajar Peserta Vaksinasi

Pelajar antre masuk lokasi vaksinasi di Sukun Tex Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Sukun Group melalui Klinik Pratama Sukun Group (KPSG) menjadi salah satu perusahaan yang mendukung serbuan vaksinasi di Kabupaten Kudus. Pekan ini Sukun Group mulai menggelar kembali vaksinasi pelajar atau remaja berusia 12-17 tahun.

Pelajar di madrasah negeri ataupun swasta yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus menjadi sasaran vaksinasi kali ini.

Tak hanya memfasilitasi lokasi dan tim vaksinator saja, Sukun juga menyediakan sepuluh armada untuk menjemput pelajar yang akan melakukan vaksinasi di halaman Sukun Tex.

Humas Tim Vaksinasi Sukun Group Deka Hendratmanto mengatakan, Sukun menyadari lokasi beberapa madrasah yang siswanya akan divaksin cukup jauh. Sehingga pihaknya menyiapkan armada untuk menjemput mereka dari sekolah.

“Kami sadari persoalan transportasi di madrasah yang lokasinya cukup jauh dengan perusahaan. Untuk itu kami sediakan armada transportasi, kami tawarkan dan apabila membutuhkan akan kami kirimkan armada untuk menjemput secara gratis,” katanya, Selasa (28/9/2021).

Sejumlah siswi madrasah yang dijemput menggunakan armada bus Sukun. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Ia menjelaskan, ada 17 ribu dosis vaksin yang didapatkan dari Kodim 0722/Kudus. Belasan ribu dosis vaksin tersebut ditargetkan akan rampung disuntikkan dalam satu pekan ini.

“Akan kami maksimalkan dalam sepekan, dosis vaksin yang sudah kami dapatkan ini. Dalam sehari akan menyasar untuk 2.500-3 ribu siswa,” ucapnya.

Baca: Pusterad Apresiasi Dukungan Serbuan Vaksin di Sukun

Proses pendataan vaksinasi yang menyasar untuk siswa madrasah itu, lanjut Deka, masih dilakukan secara kolektif dengan melakukan pendataan ke masing-masing madrasah. Sehingga, Pemerintah Kabupaten atau Kementerian Agama Kudus pun akan dipermudah dalam proses pemetaan dan pendataan.

“Sistem pendataan kolektif masih kami jalankan hingga sekarang. Jadi akan mempermudah pemetaan dan pendataan mana madrasah yang sudah divaksin dan mana yang belum tersasar vaksin,” terangnya.

Sampai saat ini, secara keseluruhan Sukun Group telah menyuntikkan sekitar 27 ribu dosis untuk remaja/pelajar, lansia, hingga masyarakat umum.

Sementara siswi MA NU Alhidayah, Getassrabi, Gebog, Intan Sonia Malia (14) menyebut, baru mendapatkan dosis pertama vaksinasi pada hari ini. Ia mengaku sangat mendukung adanya vaksinasi sebab bisa jadi pendukung pembelajaran tatap muka (PTM) di madrasahnya.

Ia juga senang lantaran untuk datang ke lokasi vaksin dijemput dengan armada bus dari Sukun. Jarak madrasahnya dan tempat vaksinasi Sukun terbilang cukup jauh.

“Ya senang bisa dijemput dengan bus dari Sukun, lokasinya juga jauh dari madrasah. Divaksin juga tidak sakit, malah senang bisa mencegah dari Covid-19,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...