Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Nekat Renang di Kolam Retensi PDAM, Pria di Semarang Tewas Tenggelam

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi pria yang dilaporkan tenggelam di kolam retensi PDAM Kudu (dok Kantor SAR Semarang)

MURIANEWS, Semarang – Seorang warga Kudu RT 6 RW 2 Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kolam retensi PDAM Kudu, Selasa (28/9/2021). Korban adalah pria berusia 20 tahun bernama Sakdullah.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengungkapkan, peristiwa tragis itu bermula saat korban bermain di kolam retensi PDAM Kudu, Senin (29/9/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban sempat diperingatkan oleh petugas keamanan agar tidak berada di dekat kolam tersebut.

Baca: Operasi Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Perairan Cilacap Resmi Ditutup

Namun, peringatan itu tidak dihiraukan. Bahkan, tidak lama kemudian, korban justru menceburkan diri ke dalam kolam tersebut dan berenang dari selatan menuju ke utara sejauh 20 meter.

“Sebelum sampai bibir kolam korban teriak mau tenggelam. Kemungkinan korban mengalami kram dan akhirnya hanyut tenggelam,” ungkap Heru.

Tidak lama kemudian, upaya pencarian korban yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mulai dilakukan. Dari Kantor SAR Semarang memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan disertai alat SAR air dan alat selam.

Baca: Kapal Pengisian Bahan Bakar Tenggelam di Perairan Banyutowo Pati, Tujuh ABK Diselamatkan Nelayan

Namun, upaya pencarian hari pertama dengan metode selam dan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar tempat kejadian tidak membuahkan hasil.

Kemudian, upaya pencarian dilanjutkan pada hari ini dengan metode penyisiran dan penyelaman di sekitar tempat kejadian, Akhirnya, korban berhasil ditemukan dalam posisi mengambang sekitar pukul 09.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban kemudian dievakuasi tim SAR gabungan ke bibir kolam dan selanjutnya dibawa ke rumah duka. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR yang terlibat kembali kesatuannya masaing-masing,” pungkas Heru.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...