Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Menteri Desa, OJK hingga Ganjar Akan Isi Jateng Digital Conference 2021

 MURIANEWS, Semarang – Asosiasi Media Siber (AMSI) Jawa Tengah akan menggelar Jateng Digital Conference (JDC) 2021, Rabu (28/9/2021). Dalam even ini akan dihadirkan sejumlah tokoh penting sebagai narasumber.

Ketua Amsi Jateng Nurcholis mengatakan, JDC ini akan dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Kemudian ada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

“Hadir juga Ketua Dewan Komisioner Ototiritas Jasa Keungan (OJK) Prof Wimboh Santoso yang akan menjadi keynote speaker,” katanya, Selasa (28/9/2021).

Selain tiga tokoh itu, masih ada banyak narasumber lain yang akan dihadirkan. Yakni Dekan FEB Undip Semarang Prof Dr Suharmono, Deputy Director of Ecommerce PT Victoria Care Wiliam Budiarsa, Direktur Pemasaran Kapten Semar D Kristoko Tri Pancoro, Director PT Alga Bioteknologi Indonesia (Albitek).

Kemudian ada juga Head of Corporate Secretary Division BRI Aestika Oryza Gunarto, Head of Corporate Affair Indonesia Regions Gojek Arum Prasodjo, dan Yolanda sebagai Direktur Utama Rupiah Cepat.

“Kegiatan ini akan dibagi dalam tiga segmen mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Jadi seharian mereka akan membahas bagaimana arah industri digital ke depan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini AMSI Jateng menargetkan ada 1.600 peserta yang mengikuti secara online melalui Zoom. Mereka berasal dari kalangan akademisi, pemerintahan, pelaku usaha, guru, dan beberapa asosiasi. Kegiatan ini juga akan disiarkan secara langsung di Channel Youtube AMSI Jateng.

Nurcholis menambahkan, bagi para pelaku usaha, JDC 2021 bisa menjadi momentum untuk menyebarluaskan informasi dan sumbangsih perusahaan untuk bangsa.

Kegiatan ini, juga memiliki nilai strategis bagi pemerintah baik di tingkat desa hingga pusat dalam mengambil kebijakan yang bersinggungan dengan aspek digital dan perkembangannya.

“Bagi masyarakat, kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk mengeksplorasi perkembangan peta digital di Indonesia dan menangkap peluang-peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bisnis dalam era digital,” imbuhnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...