Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Konflik Warkopi dan Warkop DKI Bisa Jadi Simbiosis Mutualisme

Warkopi. (Instagram/warkopifans)

MURIANEWS, Jakarta – Konflik yang terjadi antara Warkopi dan Warkop DKI disebut bisa menjadi simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan kedua belah pihak. Klaim itu disampaikan Direktorat Jendrak Kekayaan Intelektual (DJKI).

“Om Indro (Warkop) kan senang juga karena mungkin Warkop sudah tidak dikenal generasi zaman sekarang, karena ada Warkopi jadi orang tau itu grup Om Indro. Jadi istilahnya simbiosis mutualisme,” ujar Dirjen KI, Freddy Harris dalam jumpa pers seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (27/9/2021).

Di samping ada dugaan pelanggaran yang dilakukan Warkopi, apa yang dilakukan tiga laki-laki itu juga bisa disebut sebagai bentuk kreativitas. Meski begitu, Freddy mengatakan apa yang dilakukan itu lebih baik dengan izin dari lembaga Warkop DKI sebagai pemegang HAKI dari grup legendaris beranggotakan Dono, Kasino, dan Indro itu.

Baca juga: Ini Dia Sosok Dibalik Kemunculan Warkopi yang Disebut Mirip Wakop DKI

Pemakaian nama Dono, Kasino, dan Indro pun harus seizin Warkop DKI. Jadi tidak hanya pembuatan konten parodinya saja. Di mana, parodi yang membuat orang berasumsi atas kemiripan harus dilakukan dengan izin, jika tidak Freddy jelas menyebut itu sebagai pelanggaran.

“Itu kalau pelanggaran ya pelanggaran hak cipta lah, dan bisa juga nanti dibuktikan kalau nonton Warkopi orang selalu berasumsi itu Warkop yang lama. Itu udah clear,” ujar Freddy.

Penegakan HAKI yang dilakukan pada Warkopi, lanjut Freddy, bisa menjadi edukasi untuk masyarakat. Di samping itu, penyelesaiannya diharapkan bisa dilakukan dengan cara damai.

Freddy juga menyebut pihaknya mengapresiasi sikap Warkopi dan manajemen menghapus atau men-take down konten parodi yang sebelumnya diunggah di kanal Youtube.

“Nanti ya sudah minta maaf sama Om Indro, bikin kontrak lisensi, selesai. Terima kasih kepada Warkopi yang sudah take down videonya karena berarti mereka sadar akan ada sesuatu yang salah,” lanjut Freddy.

Selain menghapus konten parodinya, beberapa waktu lalu Manajemen Warkopi juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada Indro Warkop DKI dan Lembaga Warkop DKI. Selain itu, mereka juga menghentikan aktivitasnya.

Penghapusan konten disebut manajemen Warkopi sebagai cara mereka menghormati masalah yang tengah berjalan. “Kami minta maaf yang sebesar-besarnya apabila dianggap melukai, mencederai ataupun membuat kegaduhan dan menyinggung,” ucap Aly Juys, humas manajemen Patria TV, pihak yang menaungi kegiatan komersial Warkopi.

Warkopi menyebut pihaknya siap untuk bertemu dengan Indro dan Lembaga Warkop DKI untuk menyelesaikan masalah yang tengah bergulir.

Pertemuan dan mediasi Warkopi dan Indro Warkop juga disebut sedang digagas oleh DJKI. Sebelumnya, pihak Indro dan Warkop DKI menyetujui diskusi terbuka dengan syarat Warkopi berhenti sejenak melakukan aktivitas komersial.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...