Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

1.401 Pelanggaran Prokes Terjadi di Kudus Sejak PPKM

Anggota Satpol PP Kudus melakukan pendataan pada salah satu pelanggar prokes di Pasar Jember (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus mencatat ada sebanyak 1.401 jenis pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Kudus. Jumlah itu ditemukan sejak penerapan PPKM berskala mikro pada Mei lalu hingga PPKM Level 2 saat ini.

Dari jumlah tersebut, jenis pelanggaran yang paling sering terjadi adalah tidak memakai masker dan adanya kerumunan masa baik secara perorangan maupun terjadi di sejumlah sektor, seperti pariwisata dan pusat perbelanjaan.

Kepala Satpol PP Kudus Kholid Seif mengatakan, pihaknya melakukan penindakan kepada para pelanggar prokes tersebut. Untuk pelanggar prokes perorangan, ada yang ditegur secara lisan, tertulis, sanksi sosial, maupun sanksi denda.

Sementara pelanggar prokes nonperorangan, dilakukan pembubaran kerumunan maupun penutupan sementara, karena didapati ada pelanggaran prokes berat.

“Kami melayangkan teguran lisan kepada 1.047 pelanggar dan mencatat melakukan 668 pembubaran kerumunan. Dan melakukan penutupan sebanyak 414 kali di berbagai sektor yang kedapatan melanggar prokes berat,” kata Kholid, Senin (27/9/2021).

Kemudian untuk sanksi perorangan, lanjut Kholid, ada sebanyak 330 orang yang memilih untuk menjalankan sanksi sosial dan 30 orang yang memilih membayar sanksi denda sebesar Rp 50 ribu.

“Satu pelaku usaha mikro dan usaha kecil juga disanksi denda karena kedapatan melanggar prokes,” sambung dia.

Baca: Satgas Khusus di Kudus Diberi Wewenang Tutup Sektor Tak Taat Prokes

Pihaknya pun memastikan akan tetap menjalankan fungsi pengawasan dan penindakan pada pelanggar protokol kesehatan. Terlebih saat ini, Kabupaten Kudus mulai ramai karena landainya kasus Covid-19.

“Di sela pengawasan dan penindakan, kami juga akan terus mengedukasi masyarakat tentang penerapan prokes yang baik dan benar,” ujar dia.

Kholid mengatakan, masyarakat Kabupaten Kudus kini bisa beraktivitas secara normal saat ini. Namun diharapkan tetap bisa mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Dengan sinergitas bersama dalam menerapkan prokes kami yakin Covid-19 di Kudus ini bisa terus melandai,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...