Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

KPK Ogah Tanggapi Tuntutan Demo

Aksi Demo Mahasiswa Aliansi BEM SI dan GASAK. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

MURIANEWS, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) enggan menanggapi tuntutan demo di dekat Gedung Merah Putih KPK, Senin (27/9/2021). Demo dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) itu menuntut agar KPK membatalkan pemberhentian 57 pegawai KPK yang gagal TWK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya memilih untuk fokus melanjutkan pencegahan dan pemberantasan korupsi. “KPK tetap fokus terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi sehingga kami tidak ingin berdinamika menanggapi isu ini,” ujarnya dikutip dari CNN Indonesia, Senin (27/9/2021).

Meski begitu, pihaknya mengakui KPK selalu mendengarkan masukan dari mahasiswa. Dalam mengimplementasikan pendidikan antikorupsi sendiri, KPK sudah banyak berkolaborasi dengan kampus-kampus.

Baca juga: BEM SI dan GASAK Desak Ketua KPK Dipecat

Perekaman sidang tindak pidana korupsi hingga penajaman ide-ide baru serta stategi pemberantasan korupsi melalui berbagai aktivitas dan program juga tak lepas dari kolaborasi KPK dengan kampus. Semua itu membutuhkan sumbangsih nyata dari mahasiswa.

“Sebagai seorang pembelajar, kami yakin teman-teman mahasiswa bisa melihat fakta-fakta secara jernih dan mampu mengelaborasinya dalam gagasan dan aksi yang konkret,” ucap Ali.

Di kesempatan itu, Ali meminta agar publik tidak terpicu terhadap berbagai hal yang kontraproduktif dengan kerja-kerja pemberantasan korupsi. “Karena tantangan dan tugas pemberantasan korupsi ke depan masih banyak yang harus kita kerjakan. Soliditas dan sinergisitas para pihak penting untuk mewujudkan harapan kita bersama, masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera,” ucap Ali.

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM SI dan GASAK dilakukan untuk menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK pada 30 September mendatang. Adapun aksi turun ke jalan ini merespons sikap diam Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap surat yang telah disampaikan mahasiswa. Sebelumnya, mahasiswa meminta Jokowi memulihkan status para pegawai yang akan dipecat.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri tengah berada di Jambi. KPK mengklaim agenda Firli di Jambi sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Kegiatan itu dalam rangka pelaksanaan program pemberantasan korupsi terintegrasi di Jambi.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...