Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Demo di Dekat KPK Ricuh

Paserta aksi dan aparat saling dorong. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

MURIANEWS, Jakarta – Demonstrasi di sekitar Gedung KPK, Jakarta yang menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK gagal TWK ricuh. Kericuhan itu bermula saat masa aksi dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) dilarang aparat untuk mendekat ke halaman Gedung KPK.

Kedua belah pihak pun saling dorong, karena polisi tak membuka akses menuju halaman Gedung KPK. Mereka menuntut polisi untuk membuka barikade agar bisa berunjuk rasa di halaman Gedung Merah Putih yang menjadi kantor KPK itu.

Baik mahasiswa maupun aparat keamanan pun saling menjaga barisan masing-masing. Aksi dorong antara keduanya akhirnya berlangsung sengit. Insiden saling dorong sempat mereda. Namun kejadian berulang setelah luapan emosi massa kembali tak terkendali.

“Adik-adik kita semua bersaudara. Kita sama-sama bersaudara. Kita kedepankan ketertiban. Anggota tolong tidak terpancing. Di depan personel Polri adalah saudara kita.” ujar anggota kepolisian lewat pengeras suara, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (27/9/2021).

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM SI dan GASAK digelar untuk menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK pada 30 September mendatang. Aksi turun ke jalan ini merespons sikap diam Presiden Joko Widodo terhadap surat yang telah disampaikan mahasiswa. Sebelumnya, mahasiswa meminta Jokowi memulihkan status para pegawai yang akan dipecat.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri tengah berada di Jambi. KPK mengklaim agenda Firli di Jambi sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Kegiatan itu dalam rangka pelaksanaan program pemberantasan korupsi terintegrasi di Jambi.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...