Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polisi Tetapkan Tersangka Pembakaran Mobil Jemaah Masjid Kauman Sragen

Polres Sragen saat melakukan jumpa pers kasus pembakaran mobil milik seorang jemaah. (Humas Polres Sragen)

MURIANEWS, Sragen – Seorang warga Kampung Kauman, Kabupaten Sragen Ahmad Nuryanto terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Pelaku ditangkap polisi setelah membakar sebuah mobil Mitsubishi milik Khumaidi salah satu jemaah masjid Kauman Sragen yang diparkirkan di halaman rumahnya pada Sabtu (26/9/2021).

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menjelaskan, aksi pembakaran mobil tersebut berhasil diungkap setelah hasil dari penyelidikan dan sejumlah bukti yang didapatkannya dari CCTV masjid.

Dalam rekaman CCTV tersebut,lanjut dia, terlihat tersangka memecahkan kaca mobil depan dengan menggunakan cangkul sebelum membakar mobil.

Kemudian, menuangkan cairan jenis sepiritus ke dalam mobil dan menyulutkan korek api gas hingga kendaraan korban habis terbakar.

“Kami sudah lakukan penyelidikan danberhasil ungkap pembakaran mobil itu. Pelaku juga sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” katanya dalam siaran pers, Senin (27/9/2021).

Kapolres menjelaskan, kejadian berawal saat korban telah terbiasa melakukan salat subuh berJemaah dan memarkirkan mobilnya di halaman rumah tersangka yang berada di sekitar masjid kauman.

Hanya saja, tersangka tidak merelakan hal tersebut dan sempat mengatakan keberatanya bukan kepada korban, melainkan, kepada marbot masjid.

“Emosi tersangka memuncak ketika melihat korban kembali memarkirkan mobilnya. Tersangka melakukan perbuatanya secara sadar, karena salah satunya juga dipicu rasa sakit hati pernah dipinjami kendaraan oleh korban dalam kondisi rusak, dan dianggap penghinaan,”ucapnya.

Kapolres menambahkan, kejadian pembakaran tersebut cukup membahayakan. Apalagi masjid kauman cukup dikenal dan Jemaah yang datang juga cukup banyak.

“Kami jerat tersangka dengan pasal 187 KUHP ayat (1), barang siapa dengan sengaja membahayakan keamanan umum bagi orang atau barang yang menimbulkan kebakaran atau ledakan atau banjir, akan di pidana dengan maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...