Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Perubahan APBD Jepara 2021 Disepakati, Ini Hasilnya

Penandatanganan pengesahan Perubahan APBD Jepara 2021. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara Tahun 2021 ditetapkan Senin (27/9/2021) hari ini. Penetapan ini diambil setelah melalu proses panjang antara eksekutif dan legislatif di Tamansari.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melalui Badan Anggaran sudah menyelesaikan tugasnya dalam membahas usulan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. Persetujuan diambil dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Haizul Ma’arif.

Sidang paripurna itu dihadiri Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Hadir juga para pimpinan perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Dian Kristiandi, mengatakan pihaknya ingin menjalankan kebijakan pemerintah pusat dalam penggunaan dana APBD untuk pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19.

Hal ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disesase 2019 (Covid-19) dan Dampaknya.

Yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk melakukan perubahan alokasi, penggunaan dan penyaluran Dana Transfer dan Dana Desa.

Pemerintah Kabupaten Jepara melakukannya melalui rasionalisasi anggaran dan refocusing kegiatan. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah yang digunakan untuk perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kepada jajaran Eksekutif saya harap terus meningkatkan kinerjanya. Agar di sisa tahun anggaran yang ada, semua program dan kegiatan pembangunan bisa berjalan sesuai rencana sehingga pemanfaatan anggaran pada Penetapan APBD Tahun Anggaran 2021 maupun Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien,” harap Andi.

Dalam Perubahan APBD Jepara tahun 2021 merencanakan pendapatan sebesar Rp 2.322.519.233.000. Sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2.520.418.596.067.

Rencana itu menjadikan Perubahan APBD 2021 mengalami defisit sebesar Rp 197.899.363.067. Defisit akan ditutup dari surplus pembiayaan daerah, karena penerimaan pembiayaan yang mencapai Rp 209.475.363.067, hanya akan dikeluarkan Rp 11.576.000.000.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...