Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Konser Musik Dibolehkan, Ini Kata Kemenkes

Ilustrasi konser musik. (Tangkap Layar YouTube)

MURIANEWS, Jakarta – Pemerintah telah mengizinkan penyelenggaraan konser musik dan beberapa kegiatan berskala besar. Pernyataan itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Meski begitu, ada pedoman yang wajib diperhatikan dan dilaksanakan.

Dalam rilis tertulisnya, Johnny mengatakan ada dua kunci agar pelaksanaan kegiatan berskala besar itu berjalan aman, sehat, dan bebas dari penularan Covid-19. Dua kunci itu yakni implementasi protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten dengan semangat gotong royong, serta saling melindungi.

Menurutnya, izin penyelenggaraan pertemuan atau kegiatan besar dapat diberikan selama kasus Covid-19 terkendali. Selain itu, penyelenggaraannya juga harus didukung kesiapan yang matang serta komitmen penyelenggara dalam mengutamakan kesehatan dan keselamatan setiap orang yang terlibat.

Baca juga: Pemerintah Izinkan Konser Musik, Ini Pedomannya

“Karena seperti kita ketahui, di mana ada interaksi antar manusia dalam kerumunan, maka di situ pula risiko penularan virus akan meningkat. Hal ini yang harus kita waspadai. Mari biasakan adaptasi perilaku baru hidup bersama dengan COVID-19, agar seluruh partisipan dan penyelenggara bisa sehat datang, sehat pulang,” katanya, dikutip dari Detikcom, Senin (27/9/2021).

Adapun kegiatan berskala besar yang dimaksud adalah kegiatan yang melibatkan partisipan atau undangan dalam jumlah besar dan dari berbagai tempat. Seperti, konferensi, pameran dagang, acara olahraga, festival konser, pesta, maupun acara pernikahan besar.

Apakah kebijakan tersebut sudah aman di tengah ancaman gelombang ke 3? Berikut penjelasan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan dengan situasi Covid-19 yang sudah terkendali, kegiatan yang melibatkan partisipan dalam jumlah besar bisa dilakukan.

“Seiring dengan membaiknya situasi COVID-19, maka kegiatan tersebut dapat dilaksanakan. Kegiatan tersebut tetap mempertimbangkan situasi COVID, kesiapan penyelenggara untuk keamanan dan keselamatan dan juga harus adanya persiapan yg betul-betul matang,” jelasnya, dikutip dari Detikcom, Senin (27/9/2021).

Meski begitu, Nadia mengingatkan agar tiga pedoman penyelenggaraan kegiatan besar itu dilakukan. Pertama, seperti edukasi kepada seluruh partisipan, dan adanya rencana kontinjensi dan sarana dan prasarana untuk prokes kesehatan.

“Kedua, proses skrining memadai, prokes diterapkan dengan baik, sudah ada alur dan mekanisme kalau ada kasus pos, sarpras prokes berjalan dan tersedia. Ada mekanisme untuk memastikan tidak ada klaster,” pungkas dr Nadia.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detikcom

Comments
Loading...