Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

11,1 Juta Warga Jateng Sudah Tersuntik, Vaksinasi di Borobudur Digenjot

Gubernur Ganjar Pranowo memantau vaksinasi di Kawasan Borobudur. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Magelang – Jumlah warga Jawa Tengah yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama tercatat sebanyak 11,1 juta orang. Target yang dipasang Pemprov Jawa Tengah sendiri sebanyak 28 juta orang tersuntik vaksin.

Sementara untuk vaksinasi dosis kedua sudah menyasar 5,5 juta orang. Data ini tercatat hingga Sabtu (26/9/2021), dan akan bertambah lanataran hari ini masih banyak daerah yang menggelar vaksinasi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, dari raihan ini daerah dengan realisasi vaksin tertinggi yakni Kota Salatiga.

“Kemudian Solo, Kota Magelang, Kota Semarang. Terendah ada Cilacap, Banjarnegara, Brebes, Kabupaten Magelang dan Batang,” kata Ganjar di sela memantau vaksinasi di kawasan Borobudur Magelang, Minggu (26/9/2021).

Untuk wilayah dengan raihan vaksinasi rendah, Ganjar telah memerintahkan untuk dipercepat. Ia menginginkan berapapun stok vaksin yang diterima, harus langsung dihabiskan dalam satu hari.

Salah satu daerah yang perlu digenjot yakni di Kabupaten Magelang. Ini dilakukan juga untuk mempersiapkan sektor pariwisata kawasan Borobudur dan pendidikan.

“Untuk menyiapkan dan membantu para pelaku wisata khususnya di kawasan Borobudur. Selain itu juga para pelajarnya. Kami sengaja menggelar di kawasan ini, agar publik tahu bahwa pariwisata kita mesti siap-siap, sehingga masyarakat aman, pelaku wisata aman dan pelajar aman,” ujarnya.

Selain itu, ada sejumlah event besar yang akan digelar di Borobudur dalam waktu dekat ini. Antara lain event Tour de Borobudur (TDB), ajang balap sepeda dan Borobudur Marathon, ajang marathon tingkat internasional.

“Sebelum melaksanakan kegiatan-kegiatan itu, kami ingin vaksinasi dipercepat. Dan memang Kabupaten Magelang ini termasuk rendah vaksinasinya, maka kita serbu harapannya bisa naik dan masyarakat bisa terlindungi. Kalau sudah begitu, maka wisata yang bagus-bagus di kawasan ini bisa bergeliat lagi,” terangnya.

Baca: Jateng Berhasil Suntik Vaksin ke 1,6 Juta Warga Sepekan

Ganjar juga meminta seluruh daerah di Jateng benar-benar mempersiapkan jika ingin membuka destinasi wisata. Kepala daerah setempat harus bisa memilih dan memilah mana destinasi prioritas dan mana yang perlu dilakukan percepatan vaksinasi.

“Pilihan itu bisa didorong umpama pelaku ekonomi di pasar, anak sekolah dan tentu pariwisata. Semuanya harus siap dan divaksin. Kalau sudah divaksin, kita jadi tenang. Menggeser dari pandemi ke endemi menurut saya yang paling bagus adalah vaksin,” ucapnya.

Sementara vaksinasi di Kawasan Borobudur ditarget menysar 10 ribu orang. Penyuntikan digelar di beberapa titik antara lain Candi Borobudur, Desa Wisata Wanurejo, dan Balkondes Duta Menoreh Tanjungsari.

Sementara salah satu pedagang kerajinan di kawasan Borobudur, Istikanah (41) mengaku selain untuk kesehatan, ia berharap usai vaksin sektor pariwisata kembali hidup. Sehingga dagangannya kembali laku.

“Harapannya setelah masyarakat divaksin semua, kondisi bisa pulih seperti sedia kala. Selama ini sepi, ndak ada wisatawan. Jadi setelah divaksin semua, harapannya wisatawan datang ramai lagi dan kita bisa jualan,” tuturnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...