Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Minggu Yang Berat Untuk Manchester City

Manchester City akan menjalani minggu yang berat. Pep Guardiola memulainya dengan kondisi tim yang tidak sepenuhnya siap. (facebook.com/mancity)

MURIANEWS, London- Manchester City dipastikan akan menjalani minggu yang berat saat harus menghadapi beberapa pertandingan. Sabtu (25/9/2021) malam WIB ini, mereka sudah harus ke London menghadapi Chelsea.

Setelah itu mereka sudah harus memulai perjalanan mereka ke Paris untuk menghadapi Paris Saint Germain di Liga Champions. Tidak selesai disitu, pada akhir pekan nanti, mereka sudah ditunggu Liverpool.

Melawat ke Stamford Bridge, Man City sudah mendapatkan kembali Aymeric Laporte dan John Stones. Namun pelatih Pep Guardiola dihadapkan pada masalah kebugaran yang dihadapi setengah lusin pemainnya.

“Kami juara karena kami jarang mengeluh tentang banyak hal bodoh. Selama musim ini, dan terutama dalam jadwal yang brutal ini, kami akan menghadapi situasi yang tidak nyaman untuk dihadapi, tetapi kami memiliki cukup banyak skuat untuk dihadapi,” ujar Pep Guardiola mencoba tetap optimis, seperti dilansir dari Daily Mail, Sabtu (25/9/202).

BACA JUGA: Pep Guardiola Vs Thomas Tuchel Jilid 3

Disisi yang lain, Thomas Tuchel tampaknya bisa saja menjadi manajer pertama yang mengalahkan Guardiola dalam empat kali. Pelatih asal Jerman itu bersikeras bahwa pertandingan timnya, Chelsea melawan Manchester City bukan tentang antara Tuchel dan Guardiola.

“Kami tidak bermain tenis atau catur. Soal kekalahan empat kali berturut-turut, Ya, tentu saja ini mengganggu saya. Saya harus menderita karenanya – dia mengalahkan saya, saya pikir, empat kali berturut-turut jadi saya juga harus menghadapinya dan bangkit darinya,” ujar Thomas Tuchel.

“Tidak ada yang menyukainya, semua orang di level seperti ini, di gedung ini – pemain mana pun – kami benar-benar benci kalah dan ketika kami harus menerimanya, selalu ada tantangan untuk menelannya, mencernanya dan kemudian benar-benar apa yang kami lakukan. Membenci lebih, adalah kalah untuk kedua kalinya dari tim yang sama atau pelatih yang sama,” tambahnya.

Tuchel telah menempuh perjalanan panjang sejak dia meminta nasihat dari Guardiola di hari-hari awal karir kepelatihannya. Dalam hal ini, Pep Guardiola mungkin menyesal telah memberikan nasihat-nasihatnya.

Tuchel sendiri menampik, bahwa dirinya saat ini berhasil karena nasihat dari Guardiola. Menurutnya tidak ada yang diajarkan padanya, pada saat bertemu Guardiola dulu. Dari sana dirinya tidak mendapatkan cara untuk membangun tim yang percaya diri yang saat ini akan diarahkannya untuk bersaing dengan tim Pep Guardiola.

“Jika Anda seorang pelatih di Mainz, Anda tidak bisa memikirkan ide ‘ayo bermain seperti Barcelona’. Jadi lebih tentang memahami bagaimana dia mengimplementasikan, seberapa besar pengaruhnya (dia punya), apa yang dia lakukan.Saya bukan fanboy!,” sergahnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Daily Mail

Comments
Loading...