Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Aniaya Teman di Tempat Karaoke, Dua Pemuda Demak Diringkus Polisi, Satu Buron

Polres Demak menggelar jumpa pers penganiayaan yang dilakukan teman sendiri di tempat karaoke. (RMOLJateng)

MURIANEWS, Demak – Satreskrim Polres Demak mengamankan dua warga Desa Jatimoyo, Kecamatan Bonang, yakni Supoyono (22) dan Agus Wahyudi (27) lantaran menganiaya temannya sendiri bernama Romadon (41) hingga babak belur. Selain itu, satu orang lainnya masih dalam pengejaran.

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Agil Widiyas Sampurna menjelaskan, penganiayaan tersebut dilakukan di tempat karaoke Gading Semi, Desa Trengguli, Demak. Awalnya, korban datang ke karaoke tersebut bersama tiga orang pelaku.

Disaat karaoke masih berlangsung, korban keluar dari ruangan. Selang beberapa saat, pengelola menghentikan karaoke dan menagih biaya sewa.

Baca: Bocah 9 Tahun di Demak Diperkosa Kakek 75 Tahun, Tangan Kaki Diikat dan Mulut Dilakban

“Dari sini para pelaku ini menuduh korban melarikan diri saat sedang karaoke bersama. Pelaku marah lantaran saat sedang karaoke tiba-tiba petugas karaoke menghentikan mereka dan menagih biaya sewa, padahal korban sebelumnya berjanji akan membayar semua biaya karaoke,” katanya seperti dikutip RMOLJateng, Sabtu (25/9/2021).

Tak terima atas kejadian tersebut, pelaku kemudian mencari korban dan melakukan penganiayaan. Ketiganya pun melakukan pemukulan hingga membuat korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Demak, Senin (20/9/2021).

“Setelah mendapat laporan, dua pelaku yakni Supoyono (22) dan Agus Wahyudi (27) ditangkap di rumah masing-masing. Namun satu pelaku atas nama Muhammad Sarifudin (27) berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran,” terang Kasat Reskrim.

Baca: 150 Siswa SMKN 1 Demak Dites Antigen, Ini Hasilnya

Atas kejadian tersebut, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan atau penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Sementara kita gunakan pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan atau penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: RMOLJateng

Comments
Loading...