Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

BOR Isolasi Rumah Sakit di Grobogan Naik Lagi

Ilustrasi pasien positif Covid-19 di rumah sakit. (Freepik)

MURIANEWS, Grobogan – Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur ruang isolasi Covid-19 di sejumlah rumah sakit di Grobogan kini mengalami kenaikan.

Saat ini, ada sembilan pasien positif Covid-19 yang dirawat. Pada tanggal 20 September 2021 lalu, BOR ruang isolasi hanya menyisakan empat pasien saja.

Sembilan pasien yang ada saat ini dirawat di lima rumah sakit. Yakni, di RSUD Purwodadi, RS Panti Rahayu, dan RS Ki Ageng Getas Pendowo masing-masing ada satu pasien. Kemudian, di RS Permata Bunda (4), dan RS Ki Ageng Selo (2).

Kapasitas tempat isolasi di Grobogan totalnya ada 506 pasien yang tersebar pada delapan rumah sakit.

Yakni, RSUD dr Soedjati (142), RS Panti Rahayu (168), RS Permata Bunda (46), RS Islam (34), RS PKU Muhammadiyah (30), RS Habibullah (28), RS Ki Ageng Selo (33), dan RS Ki Ageng Getas Pendowo (25).

Sedangkan kapasitas ruang isolasi ICU ada 16 pasien yang tersebar di dua rumah sakit saja. Yakni, di RSUD dr Soedjati (9) dan RS Panti Rahayu (7). Untuk saat ini, ruang isolasi ICU sudah nihil pasien.

Terkait kondisi itu, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta jangan abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Laksanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegasnya.

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir, grafik kasus baru Covid-19 di Grobogan tidak mengalami penambahan yang cukup banyak. Saat ini, Grobogan sudah masuk dalam level 2.

Baca: Antisipasi Klaster PTM di Grobogan, Swab Acak Digelar di Sekolah

Menurutnya, perkembangan Jumat (24/9/2021) hari ini, hanya ada penambahan satu kasus baru, dua pasien sembuh dan pasien meninggal nihil. Sedangkan jumlah kasus aktif Covid-19 masih ada 31 orang.

Sedangkan sehari sebelumnya, Kamis (23/9/2021), hanya ada satu kasus baru. Sedangkan pasien sembuh dan meninggal nihil.

“Perkembangan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir cukup terkendali. Di mana, kasus baru yang muncul tidak begitu banyak. Dalam sehari, kasus yang muncul kurang dari 10,” jelas Kepala BPBD Grobogan itu.

Dengan perkembangan hari ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 7.393 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh 6.629 orang, dan pasien meninggal 733 orang.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...