Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tiga Musim Lalu Persiku Sudah Punya Bus

Inilah penampakan Bus Persiku Kudus. Tim kebanggan warga Kudus ini sudah memiliki armada sejak tiga musim lalu. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Suporter dari daerah tetangga seperti AHHA PS Pati dan Persijap Jepara baru-baru ini heboh lantaran klub sepak bolanya punya bus baru. Namun, ternyata Persiku sudah lebih dulu memiliki bus.

Bus Persiku bahkan sudah digunakan sejak era Persiku ditanngani oleh pelatih Subangkit, tepatnya pada 2019 lalu. Kemudian kembali difungsikan saat Persiku dinakhodai oleh Hartono Ruslan di 2020.

Terbaru, bus Persiku itu kembali digunakan di 2021 saat Persiku diarsiteki Cucun Sulistyo. Bus itu digunakan untuk mobilisasi pemain saat latihan dan melakukan pertandingan tandang.

BACA JUGA: Launching Bus Persijap, Bupati Jepara Gaungkan Semangat Naik Kasta

Terakhir bus milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus itu juga digunakan saat Persiku bertandang ke Pekalongan. Saat itu Persiku menjalani pertandingan ujicoba melawan Persekap Kabupaten Pekalongan, Sabtu (11/9/2021).

Driver Bus Persiku Gunawan Wibisono mengatakan bus Persiku itu diproduksi pada 2004 silam. Karoserinya menggunakan PT Anugerah. Kondisinya masih cukup bagus, meski tiga tahun belum mengalami perubahan dalam warna.

“Mesinnya Mercedes-Benz 1521. Untuk kondisi mesin sampai saat ini masih bagus,” kata Gunawan Wibisono, Jumat (24/9/2021).

Berbicara fasilitas, bus Persiku ini dilengkapi interior sebagai mana bus pada umumnya. Terdiri dari AC, dua televisi, dan radio.

“Untuk total seatnya ada 39. Penataan seatnya dua-dua. Seatnya paling belakang ada enam,” terang Gunawan.

Perawatan bus juga dilakukannya. Mulai dari mencuci sebulan sekali bergantung pemakaian bus. Selain itu juga controlling sebelum digunakan skuad Persiku untuk latihan maupun bertanding.

“Perawatan sebulan rata-rata sekitar Rp1,5 juta sampai Rp2 jutaan. Tergantung ganti onderdil tidak dan lihat harga pembelian onderdil juga,” ujar dia.

Gunawan melanjutkan, sejak digunakan mengangkut pemain Persiku pada 2019 silam hingga saat ini bus Persiku itu tidak pernah mogok. Termasuk saat digunakan untuk bertandang ke Pekalongan juga tidak bermasalah.

Meski demikian, Gunawan menyebut ada beberapa bagian yang harus diperbaiki. Sebab beberapa bagian bus sudah rusak. Terutama terhadap serangan karat, yang sudah mulai terjadi.

“Atapnya banyak yang keropos. Kalau hujan deras airnya mrembes sampai ke dalam. Beberapa bodynya juga keropos dan pecah-pecah,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...