Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Nggak Hanya Rocky Gerung, Hampir 3 Juta Lahan di Bogor Tersangkut Sengketa

MURIANEWS, Bogor – Selain kasus sengketa lahan antara akademisi Rocky Gerung dan Sentul City, ternyata di Kabupaten Bogor banyak terjadi kasus serupa. Bahkan jumlahnya mencapai 298.838.304 hektar. Bahkan itu juga terjadi pada area yang sudah bersertifikat.

Itu diakui Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor Sepyo Achanto. Dia menyebut masih banyak masalah sengketa lahan di wilayahnya itu.

“Kalau permasalahan pertanahan tinggi di sini. Baik masalah tanah yang sudah bersertifikat maupun yang belum,” ungkapnya dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (24/9/2021).

Sepyo mengatakan, maraknya kasus sengketa lahan itu dikarenakan antarapemegang sertifikat kepemilikan tanah dengan penguasaan lahan secara fisik merupakan pihak yang berbeda.

Dia pun berpesan agar para pemegang hak milik atas tanah untuk dapat benar-benar merawat dan menggarap lahan tersebut. Sepyo pun meminta agar pemilik sah lahan juga dapat mengusai lahan secara fisik dan tidak menelantarkan lahan tersebut.

“Kalau sudah seperti itu kan Insya Allah aman-aman saja. Kalau ditelantarkan ada ketentuan negara mengambil kembali, ada mekanisme prosedur yang dilalui, ada peringatan. Itu wilayah Kementerian,” jelasnya.

Dia juga tidak menampik banyaknya makelar tanah atau biong di wilayah Bogor. Selama ini ada biong yang suka menjual-belikan lahan tanpa sertifikat. Kendati demikian, menurut Sepyo, persoalan biong tersebut berada di luar kendali BPN.

“Kalau permasalahan itu (biong) di luar BPN. Kita mendengar informasi soal biong, tapi di luar kendali BPN,” klaimnya.

Diketahui sebelumnya terjadi sengketa lahan di wilayah Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor. Selain warga setempat, kasus itu juga menimpa Rocky Gerung. Mereka bersengketa dengan Sentul City. Baik warga setempat maupun Sentul City sama-sama mengklaim lahan tersebut.

Warga desa Bojong Koneng termasuk Rocky Gerung, mengklaim sebagai pemilik sah lahan tersebut berdasarkan penguasaan lahan secara fisik dan surat pernyataan oper alih garapan. Surat itu, tercatat di Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor dengan nomor 592/VI/2009 tanggal 1 Juni 2009.

Rocky juga mengaku telah menjadi penguasa fisik tanah dan bangunan di lokasi itu sejak 2009. Sebelum Rocky, tempat itu juga sudah dikuasai oleh Andi Junaedi sejak 1960.

Sementara, Head of Corporate Communication Sentul City David Rizar Nugroho mengaku pihaknya merupakan pemilik sah atas lahan yang berada di Desa Bojong Koneng. Klaim tersebut berdasarkan SHGB untuk tanah di Desa Bojong Koneng dengan nomor 2411 dan 2412 yang diterbitkan Pemkab Bogor pada tahun 1994 silam.

David mengatakan, proses penerbitan SHGB pun telah dilakukan secara legal serta sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.