Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Menunggu Xavi Hernandes Pulang ke Barca

Xavi Hernandes semakin santer disebut-sebut sebagai pengganti Koeman. (facebook.com/saddsc)

MURIANEWS, Barcelona- Di tengah situasi buruk yang terjadi di Barcelona, berhembus kencang rumor penggantian Ronald Koeman sebagai pelatih Barca. Setiap kali rumor itu berhembus, maka nama Xavi Hernandes selalu disebut sebagai sosok yang cocok menggantikannya.

Xavi Hernández memang menjadi salah satu nama yang keluar dari bibir semua orang sebagai kemungkinan pengganti Ronald Koeman. Hal ini bisa terjadi, jika hubungan antara Koeman dan Barcelona berakhir, dan sepertinya mengarah ke sana.

Sebagai legenda Barcelona, Xavi Hernandes memiliki semua persyaratan yang biasa diterapkan Barcelona bagi sosok pelatihnya. Xavi memiliki DNA Barcelona, asli Catalan, disukai para penggemar, dan memiliki pengalaman cukup mentereng sebagai pelatih.

Eks gelandang Barcelona ini juga seorang Cule sejati, dan memiliki hubungan baik dengan direksi klub, berkawan akrab dengan Jordy Cruyff dan dihormati di semua bagian Barcelona. Semua persyaratan itu ada pada dirinya, yang hingga saat ini sukses menangani Al Sadd, Qatar.

Namun demikian, ada berbagai hal juga yang diyakini akan membuat keinginan banyak orang agar Xavi melatih Barcelona bertepuk sebelah tangan. Hal itu dikarenakan Xavi memiliki sikap jelas terhadap Koeman yang merupakan mantan rekannya di Barcelona.

BACA JUGA: Laporta Mulai Jengkel Pada Koeman

Xavi tidak akan pernah menginjak Ronald Koeman atau pelatih manapun yang sedang menjabat di klub. Koeman, dianggap Xavi sebagai simbol Barcelona. Sehingga meski dengan perasaan sedih dan merana, mengamati Barcelona dari Doha, Xavi tidak akan mengkhianati rekannya.

Komunikasi yang dilakukan Laporta akan menjadi kunci, apakah Xavi akan bersedia menangani Barcelona. Xavi Hernandes dan Joan Laporta memiliki hubungan yang baik. Jika membutuhkan pelatih dan memilih Xavi sebagai opsi pertama, maka dia akan duduk dan berbicara.

Pembicaraan itu tentu saja akan berkait dengan proyek olahraga apa yang ditawarkan Laporta kepada Xavi. Jika ada kesepahaman, maka bisa saja Xavi akan menerima panggilan dari Barcelona.

Hal ini, bisa dipahami, Xavi sebelumnya juga pernah menyatakan, cepat atau lambat dirinya akan melatih Barcelona. Tidak perlu terburu-buru. Hal ini bisa berarti Xavi akan bersedia, jika rencana yang ditawarkan cocok dengan keinginannya.

Faktor lain yang juga akan mempengaruhi, adalah keberadaan Xavi Hernandes di Qatar. Klub Al Sadd terakhir sudah mengikatnya hingga 2023. Bersama Al-Sadd, dirinya sudah mendapatkan prestasi luar biasa sebagai pelatih.

Sehingga paling tidak, Barcelona juga harus bisa menyelesaikan pembicaraan mereka dengan pihak Qatar. Situasi ini tentu tidak akan segampang yang dibayangkan. Dalam situasi Barcelona yang seperti saat ini, apalagi.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Marca

Comments
Loading...