Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Indonesia Hadapi Lawan Berat di Doha

Timnas Tenis Meja Indonesia yang akan akan berlaga di ’25th Asian Table Tennis Championship 2021’, Doha, Qatar, berfoto bersama sebelum meninggalkan tanah air. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Timnas tenis meja Indonesia akan turun di kejuaraan yang digelar Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF). Kejuaraan ITTF bertitel ‘25th Asian Table Tennis Championship 2021’ ini akan digelar di Doha, Qatar.

Kejuaraan ini akan berlangsung mulai 28 September hingga 5 Oktober 2021 mendatang. Rombongan tim Indonesia yang terdiri dari 6 Atlet dan sejumlah official Kamis (23/9/2021) malam ini terbang ke Qatar.

Tim Indonesia yang bertolak ke Doha, Qatar, terdiri dari tiga atlet putra dan dua atlet putri. Mereka adalah Rafanael Nikola Niman, Benjamin Mulia, dan Fikri Faqih Fadilah, di sektor putara. Kemudian ada Siti Aminah, Dwi Oktaviani Sugiarto, dan Nowida Rahman, di sektror putri.

Sedangkan untuk official yang mendampingi para atlet adalah pelatih kepala Lee Ke Wooong dan Asisten Manajer, Fredi Pramono. Rombongan, pada Kamis (23/9/2021) malam bertolak melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

BACA JUGA: Atlet PTM Sukun Ditarget Tembus 10 Besar di Doha

Di Doha, Timnas Indonesia akan bersaing melawan beberapa negara. Untuk sektor putra ada 28 negara yang mengikuti kejuaraan ini. Sedangkan di sektor putri ada 20 negara peserta.

Asisten Manajer Timnas Tenis Meja Indonesia, Fredi Pramono menyampaikan ada tujuh nomor yang akan diikuti anak asuhnya itu. Terdiri dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, beregu putra, dan beregu putri.

“Cina, Jepang, Korea, Hongkong, Singapura, India dan Iran tergolong lawan berat. Karena mereka memang bagus sistem pembinaannya dan secara peringkat atletnya juga bagus,” ujarnya.

Perihal format pertandingan, Fredi menyebut teknisnya baru akan digelar pada Senin (27/9/2021) mendatang. Namun, dia menyebut beberapa regulasi berdasarkan tahun sebelumnya.

“Kalau tehnical meeting-nya itu nanti tanggal 27 September. Tetapi biasanya itu untuk yang beregu dibuat grup dulu. Begitu juga yang perorangan biasanya juga grup dulu baru sistem gugur,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...