Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kereta Wisata Langgar Protokol Kesehatan Ditertibkan

Karena tidak mengindahkan protokol kesehatan, kereta wisata di Jepara ditertibkan Tim Patroli Gabungan Jepara. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara- Kereta wisata dengan penumpang anak-anak yang melintas di Jalan Raya Krapyak – Mantingan, Jepara terpaksa dihentikan Tim Patroli Gabungan Penegakan Protokol Kesehatan Jepara. Selain tidak mengindahkan protokol kesehatan (prokes), kereta wisata yang ditumpangi belasan anak-anak ini juga tidak sesuai jalurnya.

Kaur Bin Ops (KBO) Satbinmas Polres Jepara Iptu Sundariyadi, yang memimpin patroli penegakan disiplin prokes pada Kamis (23/9/2021) pagi langsung menghentikan rombongan kereta wisata yang sedang melaju tersebut. Bersama dengan jajaran Kodim 0719/Jepara dan Satpol PP Jepara memberikan edukasi kepada sopir kereta wisata beserta penumpangnya.

Kereta wisata diberhentikan saat tengah melaju antara Desa Krapyak menuju Mantingan, Kecamatan Tahunan. Selain tak sesuai jalur peruntukannya, juga abai menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Ini kok banyak yang tidak pakai masker, ayo duduknya jangan berdesak-desakan,” kata Iptu Sundariyadi.

BACA JUGA: Kecamatan Donorojo Tinggal Menyisakan 2 Kasus Covid

Selain tidak melaksanakan protokol kesehatan, kereta wisata ini juga melanggar jalur karena tidak diperbolehkan melintas di jalur umum. Meskipun demikian, tim gabungan hanya memberikan pembinaan serta membagikan masker kepada penumpang yang tidak membawa masker.

Sundariyadi mengingatkan kepada masyarakat bahwa Covid-19 ini masih ada. Untuk itu, diharapkan mereka tidak abai serta mematuhi protokol kesehatan. Menjaga kesehatan diri, sama halnya menjaga kesehatan untuk keluarga dan orang lain.

Menurut keterangan, kereta wisata ini mengangkut penumpang berkeliling Pantai Semat. Setelah mengatur jarak penumpang, dan memberikan masker kereta wisata tersebut diperkenankan untuk melaju kembali.

Tim patroli juga melaksanakan penertiban di Pasar Kedung dan Pasar Pecangaan. Selain mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap prokes, juga membagikan masker gratis kepada mereka.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Jepara sudah mulai melandai. Namun perkembangan terakhir cukup mengkuatirkan, setelah diketahui ada klaster di sebuah MTs. Kejadian ini langsung direspon Pemkab Jepara dengan menutup pembelajaran luring yang sudah sempat dilakukan.

“Kami akan evaluasi lebih dulu situasi ini. Sesuai dengan perintah Gubernur Jawa Tengah, untuk sementara kegiatan sekolah kami tutup. Setelah melihat perkembangannya baru akan kami pertimbangkan untuk membuka kembali,” ujar Bupati Jepara, Dian Kristiandi, secar terpisah.

Penulis: S Budi Santoso
Editor: S Budi Santoso

Comments
Loading...