Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

MU Menekan Tapi Tidak Menciptakan Peluang

Manchester United tumbang di Carabao Cup. Solskjaer harus membayar mahal, karena tidak memainkan semua pemain terbaiknya. (facebook.com/manchesterunited)

MURIANEWS, Manchester- Kekalahan Manchester United di Carabao Cup dari West Ham United, masih disoal. Namun pelatih MU, Ole Gunar Solskjaer telah mengungkapkan alasannya.

Kekalahan MU di babak ketiga Carabao Cup, Rabu (23/9/2021) menurut Solskjaer tidak lepas dari cara bermain yang disajikan para pemainnya. West Ham berhasil mencuri gol pada menit ke-9 lewat Manuel Lanzini, dan gagal direspon para pemainnya dengan baik.

Menurut Solskjaer, ini adalah start yang buruk dialami timnya. Kekalahan ini membuat ‘malu’, dan harus ditangani. Dalam hal ini Solskjaer, menyebut statistik pertandingan tidak memiliki arti apapun.

“Ini lagi-lagi adalah start yang buruk, ini harus ditangani. Statistik tidak berarti apa-apa, tetapi ketika Anda punya 27 tembakan itu berarti para pemain telah berusaha,” terang Solskjaer.

Setelah tertinggal gol, para pemain MU memang menunjukan respon untuk bisa segera merubah situasi. Sejak itu, MU bahkan mendominasi permaianan, hingga pertandingan berakhir.

BACA JUGA: Manchester United Tumbang di Carabao Cup

Upaya yang dilakukan Juan Mata, Jadon Sancho, Jesse Lingard, dan Anthony Martial tak berbuah hasil. Kans yang diperoleh pemain pengganti seperti Mason Greenwood pun tak bisa mengubah situasi sampai akhir pertandingan.

“Kami tidak menciptakan peluang besar tetapi kami bermain menekan. Mason Greenwood memiliki peluang besar tetapi kadang-kadang tekanan itu tidak berhasil. Tentu dalam beberapa menit terakhir kami harus bermain menyerang total dan [berisiko] mereka bisa mencetak gol tambahan,” kata Ole Gunar Solskjaer menambahkan.

Hasil-hasil yang diperoleh MU dalam beberapa pertandingan membuat, Solskjaer kembali menghadapi tekanan. Pada pertandingan di Liga Champions mereka juga baru saja kalah mengejutkan dari Bruge, Belgia. Mereka kalah 1-2 saat menjalani pertandingan pertama penyisihan grup.

Selanjutnya, sempat kembali ‘lega’ ketika berhasil menang di pertandingan Liga Inggris melawan West Ham United, di London. Namun, saat kembali bertemu West Ham di Carabao Cup, MU justru tergelincir di kandang sendiri, Stadion Old Trafford.

Tersingkir di Carabao, kini Solskjaer masih menatap harapan di Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala FA Inggris. Tiga ajang tersebut menjadi target yang harus diraihnya, jika tidak ingin terlempar dari kursi pelatih MU.

Ole yang menggantikan Jose Mourinho sejak 2019 lalu, sampai saat ini belum memberikan gelar apapun untuk MU. Di pertandingan Liga Inggris akhir pekan ini, dirinya sudah harus menyiapkan timnya untuk menghadapi Aston Villa. Selanjutnya di Liga Champions, mereka sudah ditunggu Villarreal.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...