Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Klaster MTs di Jepara Terungkap dari Vaksinasi, Ini Kronologinya

Suasana MTs di Jepara yang puluhan siswanya terpapar Covid-19. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Puluhan siswa di MTs Al Muttaqin yang berada di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan Jepara, terpapar Covid-19. Sebanyak 25 siswa dan tiga guru dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG).

Kepala MTs Al Muttaqin Rengging Samudi, menerangkan terungkapnya fakta tersebut berawal dari pelaksanaan vaksinasi pelajar.

Pada tanggal 4 September 2021, pihaknya mendapatkan undangan dari Puskesmas setempat agar siswanya mengikuti vaksinasi Covid-19.

Ada seratus dosis vaksin yang diberikan untuk siswanya. Vaksinasi tahap tersebut berjalan dengan lancar.

Kemudian, pada tanggal 13 September 2021, pihaknya kembali mendapatkan jatah vaksin untuk 50 siswa. Saat vaksinasi itu, yang lolos skrining hanya 26 siswa. Sedangkan, 24 siswa yang lain tak lolos skrining.

“Ada yang pilek-pilek. Kan, beberapa hari sebelumnya habis hujan,” kata Samudi, Rabu (22/9/2021).

Mendapati indikasi tersebut, kemudian 26 siswa itu dites swab PCR. Hasilnya 18 siswa di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Kemudian, lanjut dia, pada 17 September lalu pihak sekolah kembali melakukan tracing kepada kontak erat. Yakni siswa kelas tujuh dan para guru.

Baca: MTs di Jepara dan SMP di Purbalingga Jadi Klaster Covid, PTM Ditutup

Hasilnya, enam siswa dan tiga guru dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sumadi menyebut, semua siswa yang berjumlah 200 orang di sekolahnya itu sekolah secara gratis.

Mereka merupakan anak yang memiliki latar belakang ekonomi bawah. Sehingga, saat dipaksa melakukan pembelajaran daring, mereka keberatan lantaran tak mampu membeli kuota internet.

Karena alasan itu, kata Sumadi, sebanyak 40 siswa memutuskan untuk keluar lantaran tak mampu membiayai pembelajaran daring.

Baca: Klaster MTs di Jepara, Puluhan Siswa Terpapar Tanpa Gejala

Menyikapi hal itu, pihak sekolah melakukan home visit untuk berunding dengan wali murid tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Kami mengambil sikap, begitu ada edaran Jepara level 2 PPKM, tatap muka diperkenankan. Itu atas musyawarah dengan wali murid,” ujar Sumadi.

Tetapi, ketika sudah menjalankan PTM, sebagian siswa itu terpapar virus Covid-19, yang menyebabkan sekolah harus dilaksanakan secara daring kembali.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...